Pemkot Ternate Segera Tender Proyek Fisik Pemecah Ombak Jembatan Hiri

  • Bagikan
Kawasan perairan dermaga Hiri yang akan dibuatkan pemecah ombak. Foto: SAR/cermat

Kepala Bagian (Kabag) Pelelangan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Kota Ternate, Maluku Utara, Yunita R, mengaku sejumlah proyek fisik di beberapa OPD lingkup Pemkot Ternate yang bersumber dari APBD Perubahan 2021 sudah naik tayang untuk ditenderkan.

“Jadi proyek fisik yang dari OPD sudah naik tayang (untuk ditenderkan), yakni Dinas PUPR Ternate, Dinas Sosial, dan Dinas Pariwisata untuk tahun anggaran perubahan 2021,” kata Yunita R, kepada cermat, Senin (25/10).
Ia bilang, seperti proyek fisik dari PUPR, yakni pekerjaan pemecah ombak dermaga Hiri dengan nilai kontrak Rp 1,2 miliar, Dinas Sosial sebesar Rp 400 juta lebih, Dinas Pariwisata untuk masterplan kawasan geowisata Tolire Rp 499 juta, dan masterplan kawasan pantai Sulamadaha Rp 499 juta.

“Dari sejumlah proyek tersebut untuk pemecak ombak malam nanti baru tayang, soalnya dokumen proyek sementara dalam review,” ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, untuk pekerjaan fisik OPD lainnya tak masuk ke ULP karena keuangan daerah sedang tak maksimal.

“Kalau Perkim, Pertanian, Dishub, Disperindag, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, dan Dinas Pangan itu tak ada proyek fisik di APBD Perubahan kali ini,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Ternate, Bambang Maradjabesy, mengatakan secara teknis administrasi proyek pemecah ombak sudah siap lelang melalui pihak BPBJ Setda Kota Ternate, dan akan tayang pada Selasa (26/10).

“Tapi terhadap kesiapan dokumen perencanaan dan lelang, untuk disiapkan lelang pada estimasi pelaksanaan pekerjaan itu sampai 45 hari, mulai dari pertengahan November sampai penetapan pemenang tender,” ungkapnya.

Bambang mengaku, dokumen lingkungan mengenai pekerjaan tersebut akan segera masuk dalam dokumen UKL-UPL.

“Jadi ini lingkup kegiatan tidak terlalu besar, sehingga proses dokumen lingkungan juga akan langsung ditayang, karena penunjukkan langsung,” pungkasnya. (SAR)

Penulis: Sansul SEditor: Rajif Duchlun
  • Bagikan