Kampung Iklim dalam RPJMD Kota Ternate

  • Bagikan
Rizal Marsaoly, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate. Foto: Istimewa

Kampung iklim akhirnya masuk dalam RPJMD Kota Ternate, Maluku Utara, kali ini, saat kabinet TULUS, di bawah kepemimpinan Wali Kota M. Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota Jasri Usman.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, penghargaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Direktorat Jendral Pengendalian Perubahan Iklim kepada Pemkot Ternate merupakan salah satu komitmen pemerintah untuk mewujudkan perubahan iklim.

Menurutnya, ada 8 komitmen Wali Kota, dalam mbangun Ternate pada periode.5 himgga 10 tahun kedepan, “itu ditandatangani di acara Climate Resilience and Inclusive Cities (CRIC) di Jakarta,” tutur Rizal.

Sehingga, OPD terkait yang berhubungan langsung dengan perubahan iklim telah.tercantum dalam RPJMD Kota Ternate.

Rizal menambahkan, Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah itu hanya sebagai pilot project, sehingga Pemkot berharap, program ini bukan saja di Kelurahan Moya tetapi bisa tersebar pada setiap Kelurahan di Ternate.

“Kelurahan yang pro iklim itu sebagai salah satu pilot project agar bisa mengawali iklim di setiap Kelurahan, menjaga lingkungan, kelestarian alam, membangun dengan mempertahankan ekosistem,” tuturnya.

Dia menyebut, sejauh ini, Pemkot berkomitmen dalam upaya-upaya perubahan iklim dengan berbagai program penghijauan, termasuk di pesisir (mangrove) maupun di dataran tinggi dengan memproteksi.sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah atau RTRW.

“Sehingga batasan-batasan orang membangun di daerah ketinggian dibatasi berdasarkan RTRW instrumennya itu IMB. Kalau dia bermohon tetapi wilayahnya sudah diambang batas berarti Dinas PUPR tidak bisa menerbitkan izin,” tukasnya. (ADV)

  • Bagikan