Diduga Stres, Pensiunan ASN Asal Namlea Gantung Diri di Sula

  • Bagikan
Ilustrasi gantung diri. Foto: bandungkita.id

Seorang pensiunan ASN berinisial SS asal Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, ditemukan tewas gantung diri.

Pria berusia 61 tahun tersebut ditemukan tak bernyawa pada Senin (4/4) di Desa Wailau, Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Kepala Desa Wailau, Abd Halim Umasugi mengatakan, berdasarkan informasi warga, korban  dikabarkan hilang sejak Minggu (3/4) sekira pukul 14.00 WIT.

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekira pukul 07.30 WIT di sekitar Sungai Wai Sak Nap,” terang Halim, Senin (4/4).

Halim menjelaskan, korban tercatat sebagai pensiunan ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Buru. “Tapi korban adalah warga asli Desa Wailau,” katanya.

Korban pulang kampung sekitar 2 bulan lalu untuk berobat. “Tapi penyakit yang diderita tak kunjung sembuh,” katanya.

Halim enggan berkomentar lebih jauh. Tapi ia menduga, korban bunuh diri karena stres lantaran sang istri meninggal beberapa bulan lalu.

Korban meninggalkan 4 anak laki- laki. Anak sulung tercatat sebagai anggota TNI, dan saat ini sedang bertugas di Papua Barat.

Anak kedua baru saja menyelesaikan pendidikan di bangku SMA. Sedangkan 2 anak kembarnya masih duduk di bangku SMP.

Kapolres Kepulauan Sula, AKBP Cahyo Widyatmoko menjelaskan, korban ditemukan oleh warga bernama Nasir Sapsuha, Sarmin Sapsuha, dan Bahrun Sapsuha.

“Korban berdomisili di Kota Namlea. Ia diduga mengakhiri hidup karena depresi dengan penyakitnya sejak sang istri meninggal,” katanya.

Meski demikian, kata Cahyo, Porles Sula tetap mendalami kasus gantung diri tersebut.

  • Bagikan