News  

Akademisi Hukum Unkhair Soroti Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BTT di Kepulauan Sula

Akademisi Hukum Unkhair, Aslan Hasan, SH., M.H. Foto: Istimewa

Salah satu akademisi Hukum Unkhair Ternate, Maluku Utara, Aslan Hasan menyoroti kinerja tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sula, dalam menangani dugaan tindak pidana korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) Pemda Kepulauan Sula tahun 2021.

Aslan meminta perhatian Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, untuk melakukan pemeriksaan terhadap tim penyidik yang menangani kasus tersebut, karena dianggap tidak professional.

Sebab, kata ia, ada unsur dugaan kesengajaan untuk melindungi oknum anggota DPRD Kepulauan Sula yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Bagi Aslan, dalam proses pidana, apalagi kasus tindak pidana korupsi, yang paling penting diperhatikan adalah mens rea atau niat jahat.

“Saya lihat dalam kasus ini, oknum anggota DPRD dan PPK yang memaksa untuk mencairkan anggaran negara meskipun barangnya tidak ada. Sudah sangat jelas bahwa di sana ada niat jahat. Ini ko dia tidak pernah diperiksa penyidik sebagai saksi,” tegas Aslan, Selasa, 1 Agustus 2023.

Baca Juga:  Korban Pemerkosaan Meninggal di Ternate, Mahasiswa Tuntut Pelaku Dihukum Mati