News

Anak di Bawah Umur Kena Razia, Pemkot Ternate Diminta Tertipkan Izin Usaha Penginapan

Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, Nurlaela Syarif meminta Pemerintah Kota Ternate, harus lebih serius evaluasi perizinan dari tempat usaha penginapan, losmen, dan hotel.

Sebab, menurutnya, ada beberapa tempat usaha  yang tidak memiliki tangung jawab, karena beberapa kali Razia, terdapat anak di bawah umur.

“jadi Pemkot itu harus lebih serius atas pemberiaan izin di sejumlah tempat usaha, yang mana tak bisa tanggunghawab secara sosial atas anak usia di bawah tahun yang secara undang-undang atau peraturan daerah harus mendapat perlindungan dari bahaya prostitusi, bahaya narkotika, zat adektif lainnya, bahaya pergaulan bebas dan perilaku sosial yang menyimpang,” tegas Nurlaela kepada cermat, Selasa (9/11).

Ia bilang, disamping memang juga hak dan kewajiban keluarga dan orang tua, harusnya Pemkot evaluasi losmen, hotel dan penginapan yang membiarkan anak usia remaja bebas berkeliaran bisa mengunakan fasilitas penginapan, losmen, dan hotel.

“Seharunya tamu yang menginap itu di perketat identitas penduduknya,” ujarnya.

Lanjutnya, ini kelalain apalagi losmen tersebut sesuai fakta dari pihak Satpol-PP izin usaha sudah kedarluasa.

“Saya berharap Pemkot harus evaluasi bila perlu tidak usah perpanjang usaha losmen tersebut yang tidak memiliki rasa tangung jawab sosial dan lalai dalam perlindungan anak usia remaja,” jelasnya.

Sedangkan Kasatpol-PP Kota Termate, Fandi Mahmud mengaku pihaknya telah menyegel aktivitas bangunan Losmen Family, untuk sementara ini.

“Tadi petugas sudah segel Losmen Family, untuk tak lagi ada aktivitas pengunjung sementara ini, sampai pihak Lomen mengurus izin usaha yang sudah lama tak berlaku lagi,” tegas Fandi. (SAR)

redaksi

Recent Posts

IWIP Memasuki Babak Baru Hilirisasi Nikel, Presiden RI Luncurkan 11 Proyek dan Lepas Ekspor Perdana Baterai EV

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memasuki fase baru pengembangan ekosistem industri setelah Presiden Republik…

9 jam ago

Kementan Salurkan 346,6 Ton Pupuk untuk Petani Pulau Taliabu

Kementrian Pertanian resmi mendistribusikan pupuk organik sebanyak 346,6 Ton untuk penanaman dan peremajaan kelapa di…

9 jam ago

Polres Morotai Bantu Keluarga Korban Tersengat Listrik di Desa Bido

Jajaran Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga korban meninggal dunia akibat…

9 jam ago

Menolak Jimly

Oleh: Hendra Kasim   BANYAK reaksi pasca Putusan MK No. 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Salah satunya datang dari…

1 hari ago

Resmi Dilantik, PP HPMS Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Periode 2026–2031 resmi dilantik Jumat, 9 Oktober…

1 hari ago

Kejati Malut Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi yang Menyeret Eks Wakil Gubernur

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menghentikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi belanja makan dan…

1 hari ago