News

Apa Saja Tuntutan Mahasiswa saat Demo #IndonesiaGelap di Ternate?

Gabungan mahasiswa berbagai perguruan tinggi di Kota Ternate, Maluku Utara, turun menggelar unjuk rasa, pada Senin, 24 Februari 2025.

Demonstrasi merespons aksi serentak #IndonesiaGelap di seluruh Indonesia itu berlangsung di pelataran kantor wali kota setempat.

Massa aksi yang tergabung dari berbagai kampus di Kota Ternate itu, menyuarakan beragam tuntutan kepada pemerintah.

Lantas, apa saja poin tuntutan dan penjelasannya dalam demo #IndonesiaGelap di Ternate? Simak berikut ini:

1. Mendesak pemerintah mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

2. Mereka juga menolak UU Pokok Agraria (UUPA) Nomor 5 Tahun 2025. UUPA ini mengatur tentang landasan pokok-pokok agraria di Indonesia.

3. Para mahasiswa meminta pemerintah Indonesia segera membayarkan Tunjangan Kinerja alias Tukin dosen dan guru, yang belakangan ini diprotes.

4. Soroti dampak pertambangan, mahasiswa di aksi #IndonesiaGelap Ternate juga mendesak pemerintah mencabut izin Proyek Strategis Nasional (PSN) di Maluku Utara.

5. Mendesak rezim Prabowo Subianto mengevaluasi kebijakan makan bergizi gratis.

6. Mendesak pemerintah membatalkan penggunaan APBN untuk Daya Anagata Nusantara (Danantara). Sekilas, Danantara sendiri merupakan badan pengelola yang bertugas mengoptimalkan kekayaan negara. Badan ini dicetus oleh Presiden Prabowo dan rencananya akan diresmikan pada Senin, 24 Februari 2025.

7. Seruan wujudkan pendidikan gratis dan demokratis di Maluku Utara.

8. Massa juga menolak program reklamasi di Kota Ternate. Mereka juga meminta agar pemerintah setempat menyelesaikan masalah penanganan sampah hingga krisis air bersih.

9. Gabungan BEM ini juga meminta agar pemerintah menyediakan kuota 50 persen untuk pejabat perempuan di Kota Ternate sebagai wujud kesetaraan.

Demikian sejumlah tuntutan massa aksi yang dibacakan di akhir unjuk rasa tersebut.

redaksi

Recent Posts

Warga RT 9 Moya, Ternate, Bebas dari Krisis Air Bersih Setelah 20 Tahun

Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…

7 jam ago

Sejumlah Galian C Taliabu Masuk Pemetaan, Lokasi Berisiko Tinggi Bisa Dihentikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…

9 jam ago

Transaksi Digital Kini Mudahkan Wisatawan Pantai Sulamadaha

Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…

17 jam ago

Gerindra Patuhi Putusan BK DPRD, Siapkan Proses PAW Nurjaya Ibrahim

Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…

1 hari ago

Jaksa Agung Lantik Roberthus Tacoy sebagai Kajati Malut, Sufari Dipromosi ke Jamwas

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…

1 hari ago

Pemprov Klaim Kemiskinan di Malut Menurun Berkat Pengentasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…

2 hari ago