Categories: News

Belasan Kubik Kayu Hitam Diduga Ilegal Diamankan di Pelabuhan Morotai

Belasan kubik jenis kayu eboni atau kayu hitam diduga hasil penebangan liar berhasil diamankan di Pelabuhan Kontainer Imam Lastory Daruba, Pulau Morotai, Maluku Utara.

Kayu olahan bernilai ekonomis tinggi ini diduga hasil pembalakan liar dan rencananya akan diselundupkan ke luar daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media, Kamis, 28 Agustus 2025, kayu tersebut akan dikirim ke Makassar Sulawesi Selatan menggunakan kontainer PT. Pelni Sarana Bandar Nasional Cabang Jakarta dengan kode PNIU 201006 nomor 22G1 melalui KM. D Solo.

Kayu-kayu tersebut berukuran panjang 2-3 meter dengan lebar sekitar 20 sentimeter. Namun hingga kini belum diketahui siapa pemilik kayu tersebut. Kontainer sendiri masih berada di area pelabuhan dan belum dipasangi police line.

Seorang buruh pelabuhan yang enggan disebutkan namanya mengaku kontainer berisi kayu hitam itu sudah lama berada di lokasi. “Sudah satu minggu ini ada di pelabuhan. Tapi ini mlik siapa kami juga belum tau. Kontainer sudah di gembok,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Dinas Kehutanan Morotai, Febriyanto, membenarkan adanya penahanan kontainer berisi kayu hitam tersebut.

“Jadi kami kemarin diberitahu Polair bahwa mereka melakukan penahanan terkait kayu eboni atau kayu hitam. Persoalan ini sudah kami arahkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” jelasnya

Ia bilang, pihaknya sempat dimintai pemdampingan tenaga teknis oleh Polair, namun masih menunggu instrulsi lebih lanjut. “Pemilik kayu diketahui bernama Anto, Jumlah kayi yang ditahan sebanyak 11 kubik,” ungkapnya.

Terpisah, Bamarnit Polairud Morotai, Bripka M Ridfan Th Sangaji, membenarkan pihaknya sudah mengamankan kontainer tersebut.

“Iya betul, ada kontainer berisi kayu ilegal. Saat ini masih dalam penyelidikan dan penyidikan. Kemungkinan besok atau sudah keluar statusnya,” tandasnya.

redaksi

Recent Posts

Gerindra Patuhi Putusan BK DPRD, Siapkan Proses PAW Nurjaya Ibrahim

Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…

10 jam ago

Jaksa Agung Lantik Roberthus Tacoy sebagai Kajati Malut, Sufari Dipromosi ke Jamwas

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…

10 jam ago

Pemprov Klaim Kemiskinan di Malut Menurun Berkat Pengentasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…

14 jam ago

Pagar Dibongkar TNI AU, Warga Pemilik Lahan Lingkar Bandara Morotai Protes

Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…

18 jam ago

Kuasa Hukum Nurjaya Ajukan Keberatan soal Putusan BK DPRD Ternate

Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…

18 jam ago

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…

1 hari ago