News  

Menyalakan Tradisi Malam Lailatul Qadar di Kesultanan Tidore

Sultan Tidore, Husain Sjah, membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Qadr sebelum menyalakan obor sebagai petanda datangnya malam Lailatul Qadar. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat

Sultan Tidore, Husain Sjah, segera menyalakan beberapa sumbu obor usai melafazkan Surah Al- Fatihah dan Surah Al-Qadr.

Setelah menyalakan beberapa sumbu, obor yang digenggam sang Sultan diserahkan ke perangkat adat lainnya, untuk melanjutkan pembakaran secara bergilir.

Terlihat juga obor-obor yang dinyalakan di beberapa sudut. Mulai dari gerbang hingga halaman kedaton.

Malam itu, Senin (17/4), sejumlah perangkat adat hingga masyarakat biasa, berkumpul di halaman Kedaton Kie Kesultanan Tidore.

Sultan Tidore, Husain Sjah, menyalakan obor sebagai petanda datangnya malam Lailatul Qadar. Foto: Nurkholis Lamaau/cermat

Mereka antusias menyaksikan Suro Guto serta Kolano Uci Sabea, salah satu tradisi yang mengakar lama di Kesultanan Tidore.

Baca Juga:  Pagar Gelora Kie Raha Ambruk saat Hujan Deras Guyur Kota Ternate