Categories: News

Deretan Karier Kajati Robertthus: Pernah Jadi Asintel DKI dan Dua Kali Wakajati

Tongkat komando Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kini berada di tangan Robertthus Melchisedeck Tacoy. Ia resmi menggantikan Sufari yang mendapat promosi sebagai Inspektur II pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.

Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Jaksa Agung RI ST Burhanuddin di Jakarta beberapa waktu lalu. Setelah prosesi tersebut, Robertthus mulai menjalankan tugasnya sebagai Kepala Kejati Maluku Utara.

Robertthus bukan nama baru di lingkungan Korps Adhyaksa. Jaksa kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu memiliki rekam jejak panjang dengan pengalaman di berbagai bidang, mulai dari tindak pidana umum, tindak pidana khusus, intelijen hingga jabatan manajerial.

Sebelum dipercaya memimpin Kejati Maluku Utara, Robertthus menjabat sebagai Direktur E pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung.

Karier kepemimpinannya antara lain dimulai saat dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Atambua, Kabupaten Belu, NTT.

“Setelah itu, karier saya terus berkembang dengan menduduki jabatan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung,” kata Robertthus, Selasa, 8 Agustus 2026.

Pengalaman Robertthus kemudian semakin luas ketika dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis di wilayah DKI Jakarta. Ia pernah menjabat sebagai Kajari Jakarta Utara, Asisten Intelijen Kejati DKI Jakarta, serta Asisten Tindak Pidana Umum Kejati DKI Jakarta.

Di lingkungan Kejaksaan Agung, Robertthus juga dipercaya sebagai Koordinator pada Direktorat C Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.

Pengalamannya di wilayah Indonesia Timur pun cukup kuat. Robertthus tercatat dua kali dipercaya menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati), masing-masing sebagai Wakajati Papua dan Wakajati Sulawesi Selatan.

Sebelum kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat pusat sebagai Direktur E pada Jampidum Kejaksaan Agung, Robertthus telah melewati berbagai jenjang penugasan, mulai dari kejaksaan negeri, kejaksaan tinggi hingga lingkungan Kejaksaan Agung.

Di balik perjalanan karier tersebut, Robertthus juga mendapat dukungan dari sang istri, Ny Sumarni R. Tacoy, yang kini menjabat sebagai Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Maluku Utara.

Kini, sebagai Kajati Maluku Utara, Robertthus menghadapi tantangan penegakan hukum di wilayah kepulauan dengan karakteristik persoalan yang beragam. Persoalan tindak pidana umum, tindak pidana khusus, korupsi, hingga dinamika pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam menjadi bagian dari tantangan penegakan hukum di daerah ini.

Pengalaman di bidang tindak pidana umum, tindak pidana khusus, intelijen serta manajerial menjadi modal penting bagi Robertthus dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi Kejaksaan di Maluku Utara.

Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat kinerja Kejati Maluku Utara serta memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, berintegritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Rotasi dan mutasi yang dilakukan Jaksa Agung merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kelembagaan Kejaksaan RI.

Kini, publik Maluku Utara menanti langkah Robertthus Melchisedeck Tacoy dalam menjalankan amanah barunya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Belum Reda Kemarau dan Kebakaran Hutan di Malut

Kemarau yang belum sepenuhnya berakhir membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus membayangi Maluku Utara.…

3 jam ago

Dr. Hasbullah dari UNKHAIR Bawa Riset Fuli Pala pada Kuliah Tamu di UNSRAT

Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNKHAIR sekaligus Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia…

10 jam ago

Anggaran Pilkades Serentak di Taliabu Bertambah Ratusan Juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara resmi menambahkan alokasi anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)…

12 jam ago

Kodam Pattimura Terima 75 Senjata Api Ilegal dari Warga Maluku Utara

Kodam XV/Pattimura menerima penyerahan sukarela 75 senjata api, 1.069 butir amunisi, dan satu butir granat…

12 jam ago

NHM Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui langkah…

13 jam ago

NHM Serahkan Delapan Tangki Air untuk Penanganan Karhutla di Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menyerahkan bantuan delapan unit intermediate bulk container (IBC tank) kepada…

13 jam ago