News  

Dua OPD Taliabu Diduga Ubah Hasil Seleksi PPPK, Bupati Didesak Evaluasi

Ilustrasi Istimewa

Dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pulau Taliabu, Maluku Utara diduga mengubah hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru tahun 2023.

Kedua OPD tersebut yakni Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Aparatur (BKPSDMA) dan Dinas Pendidikan.

Dugaan tersebut lantaran peserta yang dinyatakan lulus dengan nilai Computer Assisted Test (CAT) tertinggi justru tidak diluluskan.

Hal ini juga diungkapkan dan disorot oleh Ketua Komisi I DPRD Pulau Taliabu, Sukardinan Budaya.

Dari hasil presentase lulusan PPPK, kata Sukardinan, ditemukan kejanggalan lantaran ada beberapa peserta yang nilainya tinggi namun saat pengumuman nilainya turun dan tidak sesuai.

“Kami menduga ada permainan dalam menentukan kelulusan, karena Nilainya diturunkan,” kata Sukardinan kepada cermat, Minggu, 31 Desember 2023.

Atas dugaan kecurangan ini, Sukadinan pun mendesak agar Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, segera membentuk tim investigasi terkait masalah tersebut.

Ia menegaskan bahwa dua pimpinan OPD yaitu Kepala BPKSDMA Surati Kene dan Kepala Dinas Pendidikan Citra Puspasari Mus dari jabatan masing-masing perlu dievaluasi.

“Kami minta bupati untuk segera bentuk tim investigasi untuk telusuri persoalan tersebut, serta mengevaluasi kedua pimpinan OPD itu dari jabatan mereka,” tegasnya.

 

Sementara itu, Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus kepada cermat mengaku, telah menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait pengumuman kelulusan PPPK guru tahun 2023.

“Selepas libur ini, saya akan Evaluasi kedua pimpinan OPD tersebut, dan saya tidak main-main. Karena, guru adalah salah satu penentu generasi masa depan,” tandasnya.

Diketahui, PPPK Pulau Taliabu resmi diumumkan sebanyak 132 peserta dinyatakan lulus dan 129 dinyatakan tidak lulus.

Baca Juga:  Respons Keluhan Warga, Kapolda Malut Pastikan Tangkap Pelaku Sabung Ayam di Weda dan Obi

———

Penulis: La Ode Hizrat Kasim

Editor: Rian Hidayat