News

Gibran Tinjau Sejumlah Lokasi Strategis dalam Kunjungannya di Morotai

Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka resmi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Morotai, Maluku Utara pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatiannya adalah proyek rekonstruksi penguat tebing pantai atau talud di Desa Joubela yang dikerjakan oleh CV. Ardiansa Karya dengan total anggaran sebesar Rp.3.516.650.000.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur pesisir yang dibiayai melalui dana hibah Pemerintah Pusat, sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.

Sekretaris Daerah Pulau Morotai, M Umar Ali mengatakan bahwa dalam kunjungan itu, Gibran memberikan perhatian serius terhadap proyek penguatan tebing pantai tersebut, terutama dalam hal penyelesaian dan penambahan panjang konstruksi talud.

“Iya pertanyaannya itu seputar talud. Jadi kita minta juga untuk penambahan satu kilo, dan itu akan di-follow up oleh pak Wapres,” ujar Sekda usai mendampingi Gibran.

Ia bilang, masih ada sekita 300 meter panjang talud yang belum terselesaikan, dan Pemerintah Daerah telah mengajukan usulan tambahan agar proyek tersebut bisa rampung secara menyeluruh.

“Kita minta sebaran karena ada 300 meter yang belum tuntas. Maka kita akan alokasi lagi, dan mudah-mudahan proposal atau usulan kita diterima. Karena talud ini kontraknya Desember, maka pasti selesai,” jelasnya.

Menurutnya, kehaduran Wapres juga menjadi bukti bahwa Pemerintah Pusat terus memantau realisasi pembangunan di daerah-daerah, terutama proyek yang menggunakan dana hiba nasional.

“Tanggapan pak Wapres sangat antusias, beliau bisa lihat sendiri kondisi dilapangan. Program dari pusat ini beliau sudah saksikan langsung. Dan harapan beliau jelas, proyek harus diselesaikan tuntas tahun ini karena menggunakan dana hibah, jadi tidak ada lagi tambahan dana dari Pemda,” tegasnya.

Selain meninjau proyek talut di Desa Joubela, Wapres juga mengunjungi tiga titik lokasi strategis lainnya, yaitu RSUD Ir. Soekarno di Desa Dehegila, Dermaga Daruba 2 di Desa Daruba, serta Kawasan Ekonomi Khusuk (KEK) di Desa Falila.

redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

4 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

9 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago