News

Kabid Perda Satpol PP Halut Dipolisikan soal Dugaan Penipuan

Kepala Bidang (Kabid) Penegak Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Halmahera Utara, Maluku Utara, resmi dipolisikan atas dugaan penipuan pinjaman uang senilai puluhan juta rupiah.

Kabid dengan inisial FTK ini diduga memimjam uang puluhan juta dan berjanji akan mengembalikan sesuai kesepakan. Hanya saja, uang itu tak lekas dikembalikan.

Ia pun dilaporkan oleh korban berinisial AK melalui kuasa hukumnya, Iman Hasan, ke Polres Halmahera Utara. “Kasusnya sudah kami buat pengaduan ke polres,” kata Iman, kepada cermat, Kamis, 9 November 2023.

Iman menyebut, pengaduan ke polisi ini merupakan tindaklanjut surat somasi yang mereka layangkan sebelumnya kepada FTK, lantaran terlapor tidak memiliki niat baik mengembalikan uang milik korban.

“Ini bentuk langkah tegas korban untuk menuntut haknya, karena sudah layangkan somasi kepada terlapor, untuk mengembalikan uang itu namun diabaikan,” ucap Iman.

Ia bilang, setelah pengaduan diterima, kliennya juga langsung dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Adapun saksi korban juga hadir dalam pemeriksaan tersebut.

“Klien saya sudah diperiksa bersama satu saksi yang kami hadirkan dan masih ada saksi lagi yang akan dimintai keterangan,” jelas dia.

Menurutnya, kasus ini juga diketahui oleh Kasatpol PP Muhammad Kacoa.

“Harapan kami proses hukum kedua pelaku wajib ditegakkan. Apalagi ini pejabat seharusnya memberikan contoh dan perilaku yang baik kepada masyarakat, ini malah sebaliknya mengambil hak masyarakat tanpa bertanggung jawab,” pungkasnya.

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Halut IPTU Thoha Alhadar membenarkan laporan pengaduan korban telah diterima dan sudah ditangani.

“Benar, salah satu Kabid Satpol PP diadukan soal pinjaman uang puluhan juta,” jelas Thoha.

Thoha menambahkan, uang yang dipinjam terlapor ini mengaku untuk kepentingan dinas, nyatanya terlapor menggunakan uang itu untuk pribadi.

“Sampai sekarang uang itu belum dibayarkan. Kasusnya saat ini sementara dalam penyelidikan,” pungkasnya.

——

Penulis: Agus

Editor: Rian Hidayat Husni

redaksi

Recent Posts

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

18 jam ago

Kebudayaan Lokal, Fondasi Pembangunan Halmahera Tengah: Saatnya Masuk Muatan Lokal

Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…

19 jam ago

Cerebrum-Cerebellum!

Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…

19 jam ago

DLH Morotai Olah Limbah Pasar Jadi Kompos

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…

19 jam ago

Fitrawan Popa Jabat Camat Morselbar, Rio Pawane Minta Perkuat Pelayanan Warga

Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…

19 jam ago

Jarak Pandang di Morotai Menurun akibat Kabut Asap, Nelayan Diminta Ekstra Hati-hati

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…

1 hari ago