News  

Kasat Polair Polres Halmahera Utara Buka Suara soal Kasus Kebakaran Kapal Tuakara

Ilustrasi Foto Kasat Polairud Polres Ternate. Foto: Istimewa

Kasat Polair Polres Halmahera Utara, Ipda Pijar buka suara soal kasus terbakarnya KM. Tuakara, yang disewakan Kades kepada pihak kedua. Kasus saat ini ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Maluku Utara.

KM Tuakara diketahui terbakar di perairan Pulau Morotai setelah melakukan pembongkaran BBM Subsidi Minyak Tanah milik agen Perusda Morotai, lalu putar haluan balik ke Tobelo untuk melakukan kegiatan pemuatan.

Masalah ini, Subbid Paminal Bidang Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak termasuk Kepala Desa (Kades) Tuakara dan Ipda Pijar.

Ipda Pijar kepada cermat mengatakan, awalnya KM. Tuakara terbengkalai di Weda Halmahera Tengah, dalam keadaan rusak. Saat itu dirinya menjabat sebagai Danpos Polair di Tobelo.

“Saya dihubungi Danpos Morotai, karena waktu itu 2 unit kapal milik Perusda mesinnya rusak. Akibatnya terjadi kelangkaan BBM subsidi jenis Minyak Tanah di Morotai, karena tidak ada kapal penggangkut minyak di tahun 2022,” jelas Pijar.

Baca Juga:  Tahun Ini, Produksi Padi di Maluku Utara Meningkat