KBO Satreskrim Polres Kepulauan Sula, Aipda Lajaya Muhiddin. Foto: Iwan Setiawan
Kasus dugaan penipuan kredit nasabah salah satu Bank BUMN di Kepulauan Sula, Maluku Utara, sudah dialihkan ke tindak pidana tertentu (tipider), dan sedang dalam tahapan penyelidikan.
“Untuk kasus nasabah Bank yang dirugikan, saya disposisi ke Unit Tipider bukan lagi Unit Tipidum, dan sementara dalam proses penyelidikan,” ucap KBO Satreskrim Polres Kepulauan Sula, Aipda Lajaya Muhiddin, Kamis (7/10).
Lajaya bilang, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Polda Maluku Utara.
“Pihak yang baru diperiksa baru korban dan secepatnya kami akan memanggil pihak Bank untuk diperiksa dalam proses penyelidikan masalah ini,” tukasnya.
Terpisah, pengacara nasabah, Adha Buamona, membenarkan berkas kliennya sekarang sudah ditangani oleh pihak Sat Reskrim bagian tipider, bukan tipidum lagi.
“Alhamdulillah hasil audiens berkas klien saya direspons cepat oleh Polres Kepulauan Sula. Maka dari itu saya berharap pihak penyidik harus menegakkan hukum seadil-adilnya,” tutupnya.
Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…