News

Kawasan Karst Sagea Terancam Operasi Tambang Batu Gamping

Kawasan karst di Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Halmahera Tengah, Maluku Utara kini terancam hilang akibat rencana operasi pertambangan PT Gamping Mining Indonesia (GMI).

Perusahaan penambangan batu gamping itu diketahui memiliki luas konsesi sekitar 2.539 hektare di wilayah Karst Sagea dan sekitarnya.

Juru Bicara Save Sagea Mardani Lagaelol mengatakan, rencana operasi PT GMI sebelumnya telah disosialisasikan oleh pemerintah daerah pada Selasa 12 Agustus 2025. Menurutnya, sosialisasi ini dipandu langsung oleh Ahlan Jumadil, Wakil Bupati Halmahera Tengah.

“Sebagaimana dalam surat yang diterima bernomor 0007.4/0825, pemerintah mengundang sebanyak 25 instansi dan lembaga pemerintah termasuk kelompok karang taruna,” ungkap Mardani kepada cermat, Rabu, 13 Agustus 2025.

Mardani menilai upaya sosialisasi itu mencerminkan sikap pemerintah yang hanya mengutamakan kepentingan para korporasi, “kekuasaan yang dikendalikan oleh Ikram Malan Sangadji ini justru tak lebih dari perpanjangan tangan para korporat tambang.”

Mardani menjelaskan, kawasan Karst Sagea termasuk Gua Bokimoruru selama ini jadi penyanggah sistem ekologi kampung mereka.

“Karst ini membentang di balik kampung Sagea, selama ini sudah menjadi penopang utama dalam tata sistem ekologis kampung yang juga berperan penting sebagai sumber penghidupan sekaligus sumber ekonomi warga,” tambahnya.

Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Maluku Utara, Julfikar Sangaji menambahkan iming-iming operasi tambang melalui pemerintah daerah sejatinya melanggar sejumlah ketentuan. Sebab kata dia, kawasan Karst Sagea termasuk wilayah dilindungi.

“Dan lebih dari itu, Kawasan Karst Sagea saat ini telah menjadi kawasan ekowisata gua dan air yang sedang dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi
warga,” ujarnya.

Julfikar lantas mendesak agar pemerintah mencabut serta membatalkan rencana operasi tambang batu gamping PT GMI dan membebaskan kawasan itu dari seluruh izin operasi pertambangan

redaksi

Recent Posts

Ditresnarkoba Polda Malut Gagalkan Pengiriman Ganja ke Morotai, Pemuda 21 Tahun Ditangkap

Direktorat Reserse Narkoba Polda Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika tanpa memandang…

1 jam ago

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Wilayah Malut, 26 Februari 2026

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa untuk Wilayah Malut 26 Februari 2026 Selamat menjalankan ibadah puasa.…

8 jam ago

Ketika Lalampa Jadi Primadona Takjil di Ternate

Ramadan 1447 Hijriah kini kini memasuki hari ketuju. Geliat perburuan ragam jenis takjil di Kota…

19 jam ago

Denni Lawyanto Resmi Ditahan Kejari Morotai di Kasus Minyakita

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyatakan berkas perkara kasus dugaan pengurangan minyak goreng…

23 jam ago

Akademisi Nilai Sekwan Memilki Posisi Strategis dalam Kasus Tunjangan DPRD Maluku Utara

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muhammad Tabrani, menyoroti kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian…

1 hari ago

SPPG Lede di Taliabu Salurkan Ribuan Paket MBG dan Buku Tulis

Sebanyak 1.163 paket makanan bergizi gratis (MBG) di Kecamatan Lede, Pulau Taliabu, Maluku Utara mulai…

2 hari ago