News

Kejari Halmahera Utara Segera Tetapkan 2 Tersangka Kasus Gaji Fiktif Satpol PP

Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Maluku Utara, melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus), selangkah lagi menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi gaji fiktif di Dinas Satpol PP setempat.

Penetapan tersangka akan dilakukan setelah Tim Penyidik mengantongi hasil perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Provinsi Maluku Utara.

Dalam proses penyidikan kasus ini, tim penyidik telah ditemukan fakta yang menunjukan ada indikasi perbuatan melawan hukum terkait adanya personel fiktif pada Dinas Satpol PP.

Sejumlah personel fiktif tersebut telah menerima pembayaran gaji fiktif, uang makan, dan baju dinas dari Dinas Satpol PP.

Kasi Pidsus Kejari Halmahera Utara, Leonardus Yakadewa kepada cermat mengatakan penetapan tersangka kasus gaji fiktif ini pihaknya masih menunggu hasil perhitungan kerugian nagara.

“Penetapan tersangka setelah kami kantongi perhitungan kerugian negara. Saat ini kami sementara masih ada perhitungan kerugian negara,” tegas Leon, sapaan akrap Leonardus, Jumat, 1 November 2024.

Leon menambahkan, rencana penetapan tersangka akan dilakukan pada awal tahun 2025 mendatang.

“Intinya kita menunggu saja, karena kami juga akan publikasi hasil dari kasus ini,” ucapnya.

Mantan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Kejari Nabire ini bilang, saat ini pihaknya telah mengantongi 2 nama sebagai calon tersangka yang akan ditetapkan.

“Dari kasus ini kemungkinan ada dua tersangka yang akan kami tetapkan, namun ini belum kami sampaikan ke publik,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Cegah Dampak Asap Kebakaran, Dinkes Morotai Gelar Pembagian Masker

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Morotai, Maluku Utara, membagikan sekitar 5 ribu masker kepada masyarakat sebagai…

10 jam ago

Kebun Warga Terdampak Kebakaran, Satpol PP Morotai Ingatkan Bahaya Bakar Rumput Sembarangan

Kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Morotai, Maluku Utara, dalam beberapa hari terakhir mengancam…

10 jam ago

Kalamata Institute Bedah Rempah dari Sastra hingga Ambivalensi

Kalamata Institute menggelar Dialog Polifoni dengan mengangkat tema “Rempah dalam Sastra, Seni, Resiliensi, dan Ambivalensi”…

10 jam ago

Kebakaran Lahan di Wayabula Morotai, Puluhan Hektare Kebun Terdampak

Kebakaran lahan kebun terjadi di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara,…

1 hari ago

​Kebakaran Hutan di Kawasan Taman Love Moya, 4 Pendaki Gamalama Terjebak

Kebakaran hutan hebat melanda jalur pendakian Gunung Gamalama, tepatnya di sekitar kawasan wisata Taman Love,…

2 hari ago

Belum Reda Kemarau dan Kebakaran Hutan di Malut

Kemarau yang belum sepenuhnya berakhir membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus membayangi Maluku Utara.…

2 hari ago