Tim penyidik saat melakukan penahanan terhadap 2 orang tersangka. Foto: Istimewa
Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menetapkan 2 orang tersangka sekaligus melakukan penahanan dalam kasus dugaan korupsi dana penyertaan modal pada Perusda Aman Mandiri.
Dugaan korupsi itu sebesar Rp 10 miliar, di tahun 2017, Rp 5 miliar tahun 2018, dan Rp 4 miliar pada tahun 2019.
Peryataan modal ini berdasarkan peraturan daerah Kota Tidore Kepulauan Nomor 1 tahun 2017 dan peraturan daerah Kota Tidore Kepulauan Nomor 4 tahun 2017 tentang penyertaan modal kepada Perumda Aman Mandiri.
Kasus tersebut mengakibatkan kerugian keuangan daerah Kota Tidore Kepulauan sebesar Rp 3.020.648.000,00.
2 orang itu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan tersangka Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan Nomor Tap 18 /Q.2.11/Fd.1/09/2023 dan Tap 19 Q.2.11/Fd.1/09/2023 tanggal 20 September 2023.
Mereka adalah Mantan Direktur Perusda Aman Mandiri berinisial RMY dan Bendahara, MTR.
Kajari Tidore Kepulauan, Faisal kepada cermat mengatakan, penetapan tersangka didahului dengan melakukan penyidikan berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor 152, tanggal 22 Mei 2023.
“Kedua tersangka melakukan perbuatan melawan hukum, menggunakan dana penyertaan modal Pemkot Tidore Kepulauan untuk kepentingan pribadi di luar kegiatan usaha Perusda,” jelas Faisal.
Modusnya, tambah Faisal, tersangka membuat pertanggungjawaban fiktif untuk menutupi penggunaan uang. Dan tidak bisa dipertanggungjawabkan dalam laporan keuangan sehingga merugikan keuangan daerah.
“Kedua tersangka ini didakwakan Pasal 2, 3 dan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 KUHP. Saat ini kedua tersangka telah dilakukan penahanan di Rutan Soasio selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan,” tutupnya.
——-
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, bongkar dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar…
Koalisi Indonesia Timur untuk Transisi Energi yang Berkeadilan dan Berkelanjutan mendesak pemerintah menghentikan ekspansi tambang…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara memastikan terus mengusut dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional…
Imran Guricci resmi memimpin Koperasi Produsen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Cabang Provinsi Maluku Utara.…
Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Ternate menggelar penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) dengan menyasar…
Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) berpartisipasi dalam program Rescuer Goes…