News  

Masa Penahanan Diperpanjang, Tersangka Kasus Mesjid Raya Halsel: PPTK Diduga Terlibat

Tersangka didampingi tim kuasa hukum dan tim penyidik keluar dari Kantor Kejati Maluku Utara. Foto: Samsul/cermat

Kejaksaan Tinggi Maluku Utara melalui Bidang Pidana Khusus (Pidsus) kembali melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Proyek Pekerjaan Masjid Raya Halmahera Selatan.

Tersangka dengan inisial AH ini merupakan mantan Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Halmahera Selatan. Dalam proyek itu ia selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dalam kasus ini ditemukan kerugian negara sebesar Rp 1.426.515.798,65. Hal ini sesuai dengan dikeluarkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Maluku Utara.

Masa penahanan AH diperpanjang dari 20 hari diperpanjang menjadi 40 hari ke depan. Setelah diperiksa, AH, melalui tim Kusa Hukumnya yang diketuai M. Bahtiar Husni mengungkapkan dugaan keterlibatan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dengan inisial IM.

Baca Juga:  Dua Tahun Kepemimpinan: AJI Ternate Konsisten Jaga Mutu Jurnalisme dan Advokasi Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis