Ketua Pelaksana MTQ Jazirahtul Mulk, Ismuulsujud Hidayat Sjah. Foto: doc pribadi/Istimewa
Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA) bakal menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jazirahtul Mulk tahun 2026 pada tanggal 6-9 Februari di Kedaton Kesultanan Ternate.
Tak hanya jadi perlombaan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga dimaknai sebagai ikhtiar pembinaan sumber daya manusia di bidang agama Islam, khususnya bagi generasi muda Maluku Utara.
Ketua Pelaksana MTQ Jazirahtul Mulk, Ismuulsujud Hidayat Sjah, mengatakan bahwa perhelatan ini adalah bagian dari tanggung jawab historis dan spiritual Kesultanan Ternate sejak Islam dijadikan sebagai dasar peradaban dan pemerintahan.
Menurut ia, Islam telah berakar kuat di Maluku Utara sejak akhir abad ke-15, ketika Sultan Zainal Abidin menjadikan Islam sebagai dasar kesultanan. Sejak saat itu, Kesultanan Ternate tidak hanya berfungsi sebagai institusi kekuasaan, tetapi juga sebagai penjaga agama dan pengembang kualitas manusia.
“Kesultanan Ternate memikul amanah besar untuk membina umat melalui penguasaan ilmu-ilmu Islam, baik syariat, tarekat, hakikat, maupun makrifat. MTQ ini adalah salah satu wujud nyata dari amanah tersebut,” ujarnya, Rabu, 04 Februari 2026.
Ismul bilang, pelaksanaan MTQ tersebut berangkat dari falsafah hidup masyarakat Ternate, yakni Adat Matoto Agama, Madasar Kitabullah, Majojoko Dalil Tifa se Dalil Moro, yang bermakna adat berlandaskan agama, agama didasarkan pada kitab Allah, serta berpijak pada nilai-nilai keilahian dan kemanusiaan.
Falsafah ini menegaskan keharmonisan antara adat dan agama yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Maluku Utara.
MTQ Jaziratul Mulk 2026 akan diikuti peserta dari berbagai satuan pendidikan, pondok pesantren, dan komunitas keagamaan yang akan berkompetisi pada sejumlah cabang lomba, antara lain Tilawah Qur’an, Hifzil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, dan Kaligrafi.
“Antusiasme peserta menjadi indikator kuat bahwa semangat mencintai dan mempelajari Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan generasi muda,” tandasnya.
Panitia menegaskan bahwa MTQ Kesultanan ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun, sebagai bentuk komitmen Kesultanan Ternate dan GEMUSBA dalam menjaga kesinambungan pendidikan Islam, memperkuat syiar agama, serta menyiapkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan beradab.
Melalui MTQ Jaziratul Mulk 2026, diharapkan Al-Qur’an tidak hanya diperlombakan, tetapi benar-benar dihidupkan dalam kehidupan masyarakat dibaca dengan tartil, dihafal dengan kesungguhan, dipahami dengan ilmu, dan diamalkan dengan akhlak
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…
Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…
Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…