News  

Pasien Keluhkan Layanan Air Bersih di RSUD Morotai

RSUD Ir Soekarno Pulau Morotai. Foto: Istimewa

Sejumlah pasien rawat inap di RSUD Ir Soekarno, Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan layanan air bersih rumah sakit tersebut. Mereka mengaku sudah berhari-hari air tak lagi mengalir.

Mandeknya air di RSUD itu membuat pasien dan keluarga pasien yang membesuk sangat kesulitan, bahkan harus pergi ke desa terdekat untuk buang air.

“Saya sudah seminggu di sini. Waktu masuk itu sampai tiga hari air di WC tidak jalan, hanya ada satu ember saja di kamar itu. Jadi cuma pakai yang di ember satu hari itu saja sudah habis” kata salah satu keluarga pasien, Fahria (45), kepada cermat, Sabtu, 1 Juni 2024.

Baca Juga:  Bawaslu dan Pemda Halmahera Utara Gelar Sosialisasi Bakugasa ASN Netral

Fahria bilang air di kamar pasien baru mengalir saat dua hari lalu. Itu pun terkadang hanya mengalir saat tengah malam.

“Jadi torang so kase full di ember untuk besok pagi. Kadang juga kalau pasien di kamar lain menumpang buang air di sini,” ujarnya.

Mengenai hal ini, Direktur Utama RSUD Ir Soekarno, dr Intan Imelda Algebert Tan mengaku pihaknya juga hanya pelanggan air pam, sehingga akses air di RSUD itu menjadi tanggungjawab PDAM Morotai.

Baca Juga:  Partai Gelora Jagokan Adik Ketua Umum Bacaleg DPR RI Dapil Malut

“Itu lebih cocok tanya ke PDAM karena torang juga pengguna. Torang kan pengguna pam jadi kadang air pamnya tidak jalan, pasti torang punya stok habis. Kan torang dari rumah sakit juga hanya pengguna,” kata Intan.

Sementara Dirut PDAM, Muslim Jumati ketika dikomfirmasi mengatakan untuk menjalankan air di kamar pasiem, ada petugas rumah sakit yang mengatur air menggunakan pompa RSU sendiri dari bak penampung ke kamar-kamar pasien.

“PDAM hanya salur di bak penampung, kalau penampung berkurang, petugas jaga di rumah sakit sudah pasti menghubungi PDAM. Karena air dari pipa induk jalan terus,” jelasnya.

Baca Juga:  Taufik Majid Kembalikan Berkas Penjaringan ke DPW NasDem

Ia menambahkan, kadang air tidak jalan karena banyak kemungkinan, “bisa saja ada kerusakan di pompa atau pipa tersumbat,” ucapnya.