News

Pekerjaan Bangunan Labkesmas Morotai Capai 91,84 Persen

Pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Pulau Morotai, Maluku Utara kini telah mencapai progres 91,84 persen. Pihak kontraktor menargetkan seluruh pekerjaan rampung dalam dua pekan ke depan.

Direktur Cabang PT Wahana Dimensia Indonesia, Filli Praditia, mengatakan capaian tersebut merupakan progres fisik pada pekan ini. Sementara akumulasi realisasi pembayaran baru mencapai 75 persen.

“Jadi progres Labkesmas sampai dengan minggu ini sudah 91,84 persen, dengan akumulasi uang baru 75 persen,” ujar dia saat ditemui di lokasi proyek, Kamis, 3 September 2026.

Dengan tersisa sekitar 8,16 persen pekerjaan, ia bilang, pihaknya kini melakukan optimalisasi pada bagian-bagian yang belum selesai. Targetnya, bobot pekerjaan dapat mencapai 100 persen dalam dua pekan mendatang.

“Sementara target optimalisasi sisa pekerjaan sampai dengan dua minggu ke depan untuk mencapai bobot selesai 100 persen,” katanya.

Kata Filli, capaian tersebut menempatkan proyek Labkesmas dalam tahap akhir pengerjaan. Dan masih mengejar penyelesaian seluruh item pekerjaan sebelum fasilitas tersebut dapat dinyatakan tuntas secara fisik.

“Pembangunan Labkesmas Morotai merupakan proyek fasilitas kesehatan yang ditujukan untuk memperkuat layanan pemeriksaan kesehatan masyarakat di daerah. Keberadaannya tentu diharapkan untuk dapat mendukung pemeriksaan sampel serta mengurangi ketergantungan terhadap layanan laboratorium di luar wilayah,” jelasnya.

Menurutnya, proyek tersebut memiliki nilai sekitar Rp15,3 miliar. Dalam proses pelaksanaannya, pembangunan sempat mengalami sejumlah penyesuaian sehingga penyelesaiannya menjadi perhatian publik.

“Perbedaan antara progres fisik dan realisasi pembayaran juga menjadi bagian dari perkembangan proyek saat ini. Yang pasti pekerjaan di lapangan tetap berjalan meski penyerapan anggaran berada di angka 75 persen,” katanya.

Dengan waktu dua pekan yang tersisa, penyelesaian pekerjaan menjadi fokus pihak pelaksana untuk memenuhi target 100 persen. Setelah pembangunan rampung, kualitas bangunan dan kesiapan fasilitas menjadi tahapan penting sebelum Labkesmas dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat.

redaksi

Recent Posts

Dari Helm hingga Knalpot, Ini Sasaran Operasi Patuh Kie Raha 2026 di Morotai

Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi menggelar Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh…

1 jam ago

NHM Peduli Bangun Fasilitas Air Bersih untuk 105 KK di Tabanoma

Sebanyak 105 kepala keluarga (KK) di Desa Tabanoma, Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku…

23 jam ago

Sempat Tangani Karhutla, Tim ERT NHM Siap Berlaga di Kompetisi Rescue Nasional

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) diberangkatkan untuk mengikuti 8th Indonesian…

23 jam ago

Disdukcapil Morotai Buka Layanan Adminduk di Morotai Festival 2026

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pulau Morotai, Maluku Utara, akan membuka pelayanan administrasi kependudukan…

23 jam ago

Jelang Reakreditasi, Dinkes Morotai Dorong 13 Puskesmas Perkuat Standar Pelayanan

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Pulau Morotai melalui bidang YANKES melaksanakan monitoring,…

23 jam ago

Dugaan Kepemilikan Ganja, Remaja 17 Tahun di Morotai Diringkus Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Morotai, Maluku Utara mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis tembakau…

24 jam ago