News

Pemkab Taliabu Minta Pengadaan Helikopter untuk Tangani Karhutla

Pemerintah Pulau Taliabu, Maluku Utara, meminta usulan pengadaan helicopter untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Permintaan tersebut disetujui oleh BNPB guna mendukung penanganan Karhutla. Selain itu, Pemkab Pulau Taliabu melakukan koordinasi dengan BNPB dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara guna memastikan persiapan operasional bantuan pengadaan Helikopter tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Taliabu, Yosar Kardiat mengatakan bahwa persetujuan bantuan helikopter merupakan hasil koordinasi dengan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan penanggulangan Bencana Daerah (BOBD) wilayah Provinsi Maluku Utara den pihak terkait.

“Alhamdulillah, dari hasil koordinasi itu, permintaan bantuan pengadaan satu unit Helikopter untuk Pemkab Pulau Taliabu telah disetujui,” ucap Yosar Kardiat kepada cermat, Selasa, 13 Oktober 2026.

Ia bilang, pihak BNPB saat ini telah melakukan pengecekan rute penerbangan untuk mendukung segala operasional Helikopter pemadaman dan titik keberangkatan.

Namun, kata Yosar, penentuan lokasi masih memerlukan kajian teknis dengan memperhatikan jarak, keselamatan penerbangan, serta kesiapan operasional.

“Penentuan titik keberangkatan maupun dukungan operasional penerbangan akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama BNPB, BPBD Provinsi Maluku Utara, dan pihak terkait agar pelaksanaan pemadaman dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.

Meski demikian, upaya pemadaman di Pulau Taliabu dilakukan secara manual, distribusi bantuan logistik, dan pemantauan titik kebakaran tetap dilakukan dan menunggu kesiapan operasional armada udara.

Baginya, Pemkab Pulau Taliabu terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Maluku Utara, BNPB, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan karhutla.

Selain itu, bantuan helikopter dapat menekankan perluasan kebakaran sekaligus melindungi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Pulau Taliabu.

Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di lapangan agar menjaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan selama menjalankan misi kemanusiaan.

“Kami imbaukan kepada masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di wilayah masing-masing,” tutupnya.

_

Penulis: La Ode Hizrat Kasim

redaksi

Recent Posts

RSUD Tipe C di Talibu Batal Diresmikan, Ini Alasan Pemkab Taliabu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara membatalkan agenda peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)…

1 jam ago

Sekda Tekankan Evaluasi Layanan Kesehatan di Morotai

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, menjadwalkan rapat kerja dan evaluasi pelayanan kesehatan setiap…

4 jam ago

Novet Charles Akollo resmi memimpin IKA Halut Jabodetabek

Novet Charles Akollo resmi dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Halmahera Utara (IKA Halut) Jabodetabek…

5 jam ago

Sekolah di Ternate Libur Imbas Asap Kabut Kebakaran

Dinas Pendidikan Kota Ternate, Maluku Utara, meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di seluruh…

14 jam ago

27 Tahun Provinsi Maluku Utara: Dari Kekayaan Sumber Daya Alam Menuju Kesejahteraan yang Berkeadilan

Oleh: Abu Zubair Latupono, S.IP., M.M. Mahasiswa Doktoral Ilmu Manajemen Universitas Terbuka “Tumbuhnya Harus Terasa”:…

2 hari ago

Kemarau di Morotai, Sekda: Penggunaan Air Perlu Dihemat

Sekretaris Daerah (Sekda) Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, mengimbau aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah…

2 hari ago