Categories: News

PNS Pemkot Ternate Jadi Korban Penipuan Mengatasnamakan Kapolda Malut, Rugi Rp100 Juta

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, berinisial M. Ali, menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono. Akibat penipuan tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp 100 juta.

Kasus tersebut kini resmi dilaporkan ke Polsek Metro Gambir, Jakarta Pusat, dan telah teregister dengan nomor laporan 480/K/XII/2025/SEK GBR.

Dalam laporan itu, korban mengaku ditipu melalui modus penawaran mobil sitaan jenis Toyota Alphard dengan harga murah. Pelaku yang mencatut nama Kapolda menawarkan satu unit Alphard seharga Rp 400 juta. Awalnya, korban menerima telepon dan pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal. Setelah berhasil meyakinkan korban, pelaku mengarahkan korban mentransfer dana ke rekening BRI 212900110911503, yang disebut sebagai rekening operasional.

Tak berhenti di situ, pelaku kembali meminta korban mengirimkan uang ke rekening lain atas nama Tommy Gre Siando dengan nomor 001901166646503. Permintaan itu dilakukan dalam tiga kali transaksi hingga total kerugian mencapai Rp100 juta.

Terpisah, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono membenarkan pihaknya menerima informasi terkait modus penipuan yang menggunakan namanya. Ia menyebut para pelaku memanfaatkan momen hari libur untuk mengelabui masyarakat.

“Kalau hari libur, petugas di OJK maupun bank tidak ada yang stand by. Para penipu tahu itu, makanya mereka beraksi pada hari libur,” jelas Waris, Senin, 8 Desember 2025.

Waris mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran lelang, mobil sitaan, atau permintaan uang yang mengatasnamakan pejabat.

“Kalau sudah terlanjur jadi korban, segera lapor ke Indonesia Anti-Scam Centre (IASC). Kami imbau semua warga tetap berhati-hati dalam setiap transaksi keuangan,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

14 jam ago

Kebudayaan Lokal, Fondasi Pembangunan Halmahera Tengah: Saatnya Masuk Muatan Lokal

Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…

15 jam ago

Cerebrum-Cerebellum!

Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…

15 jam ago

DLH Morotai Olah Limbah Pasar Jadi Kompos

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…

16 jam ago

Fitrawan Popa Jabat Camat Morselbar, Rio Pawane Minta Perkuat Pelayanan Warga

Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…

16 jam ago

Jarak Pandang di Morotai Menurun akibat Kabut Asap, Nelayan Diminta Ekstra Hati-hati

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…

1 hari ago