Categories: News

Progres Pemasangan Tetrapod Dermaga Penyeberangan Sulamadaha-Hiri Capai 70 Persen

Progres pekerjaan pembangunan breakwater atau pemecah ombak Dermaga Penyeberangan Sulamadaha ke Pulau Hiri kini mencapai 70 persen.

Pekerjaan tahap empat yang dikerjakan oleh CV. Radjah Rizki tersebut menelan anggaran sebesar Rp 10. 000.000.000.00 (10 miliar) yang bersumber dari APBD tahun 2024.

Kabid Tata Ruang dan Tata Lingkungan Dinas PUPR Kota Ternate, Junaidi Sergi menyebut, pekerjaan tahap empat saat ini sudah masuk 70 persen dan pada segmen B sudah selesai dikerjakan.

“Jadi tinggal dilakukan percetakan dan pemasangan tetrapod yang kita utamakan pada sisi luar jalur mengarah ke Pulau Hiri. Hal ini sebagai antisipasi ancaman gelombang di akhir tahun 2024,” kata Junaidi, Selasa, 12 November 2024.

Ia bilang, tahun ini ditargetkan ada 1.000 tetrapod yang akan dicetak dengan berat setiap tetrapod mencapai 5 ton.

“Untuk saat ini pemasangan tetrapod sudah 400 buah lebih yang terpasang pada sisi luar menggunakan Mobile Crane. Karena, di tahun ini kita target ada 1000 buah tetrapod yang berukuran besar dengan berat 5 ton,” ujarnya.

Junaidi memastikan pekerjaan ini akan selesai pada akhir Desember 2024.

“Jika tidak ada kendala, maka pekerjaan pelabuhan hiri akan selesai di akhir bulan Desember 2024 dan langsung digunakan pada awal tahun 2025,” imbuhnya.

Selain itu, kata dia, pekerjaan ini bisa berjalan dengan cepat karena didukung dengan cuaca.

“Untuk kendala sejauh ini tidak mengalami kendala, kita hanya melakukan mitigasi risiko untuk menghadapi ancaman gelombang besar di akhir tahun. Sehingga, progres pekerjaan percetakan dan pemasangan tetrapod kita percepat,” ucapnya.

Junaidi mengungkapkan, di sisa satu bulan 2 bulan ini masih tersisa 500 lebih tetrapod yang akan di cetak lagi dengan target percetakan 20 buah per hari. Ia juga memastikan, pekerjaan ini akan selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak.

“Kita pastikan akan selesai tepat waktu. Jadi tetrapod ini dicetak di lokasi jalan masuk Wisata Jikomalamo, kemudian tetrapodnya di muat menggunakan tronton dibawa ke Sulamadaha dan dilakukan pemasangan. Akan selesai Insya Allah,” tandasnya.

——-

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

redaksi

Recent Posts

Warga RT 9 Moya, Ternate, Bebas dari Krisis Air Bersih Setelah 20 Tahun

Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…

9 jam ago

Sejumlah Galian C Taliabu Masuk Pemetaan, Lokasi Berisiko Tinggi Bisa Dihentikan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…

11 jam ago

Transaksi Digital Kini Mudahkan Wisatawan Pantai Sulamadaha

Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…

19 jam ago

Gerindra Patuhi Putusan BK DPRD, Siapkan Proses PAW Nurjaya Ibrahim

Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…

1 hari ago

Jaksa Agung Lantik Roberthus Tacoy sebagai Kajati Malut, Sufari Dipromosi ke Jamwas

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…

1 hari ago

Pemprov Klaim Kemiskinan di Malut Menurun Berkat Pengentasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…

2 hari ago