News

Serahkan Berkas ke Jaksa, Polres Halut Tuntaskan Kasus Bos Tambang Emas Ilegal Haji Bolong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Utara resmi menuntaskan penanganan kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang melibatkan seorang bos tambang ilegal, Haji Bolong.

Pada Jumat, April 2026, penyidik melakukan tahap II dengan menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejaksaan Negeri Halmahera Utara. Proses ini dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21).

Tersangka Haji Bolong, yang diketahui sebagai pemodal utama aktivitas tambang emas ilegal di Desa Roko, Kecamatan Galela Barat, langsung diterima oleh Kepala Seksi Pidana Umum, Dewi Athirah Akhsan.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Utara, Iptu Rinaldi Anwar, membenarkan pelaksanaan tahap II tersebut.
“Telah dilakukan tahap II dengan tersangka Hi Bolong ke Kejaksaan,” ujarnya.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam aktivitas tambang ilegal. Di antaranya dua unit mesin diesel merek Yanmar, satu unit mesin diesel Kubota, tiga unit generator listrik, serta satu unit kompresor.

Selain itu, disita pula dua unit besi bola angin, 61 unit tabung besi tromol, satu drum bekas wadah Sodium Cyanide (NaCN) seberat 50 kilogram, serta dua botol plastik berisi air perak atau merkuri jenis mercury gold 99,999% dengan berat total 1 kilogram.

Barang bukti lainnya meliputi dua botol bekas bahan kimia merek PowerGold Resulfuridication Oxidation System dengan netto 500 gram, delapan kantong material tambang, serta dua butir emas mentah dengan berat total 20 gram.

Sementara itu, dua tersangka lain dalam kasus ini, yakni Azdaraimi Abdul Syukur alias Milo dan Juma Limpong alias Juma, masih berstatus daftar pencarian orang (DPO). “Keduanya masih dalam pengejaran,” pungkas Rinaldi.

redaksi

Recent Posts

Anjas Taher Ambil Formulir, Bursa Ketua Golkar Maluku Utara Kian Kompetitif

Dinamika politik internal Partai Golkar Maluku Utara mulai menghangat. Salah satu kandidat kuat Ketua DPD…

22 jam ago

9 Bulan Tidak Nafkahi Istri, Sekda Morotai Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dilaporkan oleh istrinya berinisial L ke…

1 hari ago

Dorong Desa Mandiri, NHM Dukung Budidaya Ikan Nila Modern di Kao Barat

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lokal di berbagai daerah. Di…

1 hari ago

Menghapus Stigma: Daruba Bangkit Lewat Generasi Muda

Oleh: Aswan Kharie, Jurnalis cermat Saya lahir dan besar di Desa Daruba, Pulau Morotai, Maluku…

1 hari ago

Pentingnya Mempercepat Pembangunan KEK Pulau Morotai

Anggota DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Moh Akbar Mangoda, menilai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK…

1 hari ago

Polisi di Halut Rogoh Uang Pribadi Rp 55 Juta Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Ruko, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Bripka Jemstison…

2 hari ago