M Saleh Marasabessy. Foto: Ijat/cermat
M Saleh Marasabessy mengumumkan telah menjadi bagian dari partai Gerindra. Wakil Bupati Kepulauan Sula itu mengaku dirinya dinobatkan sebagai kader partai setelah bertemu dengan DPP Gerindra di Jakarta.
Hal tersebut ia sampaikan usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Daerah (Isda) Kepulauan Sula, Maluku Utara, Rabu, 17 Agustus 2024.
“Saya sudah berkomitmen dengan DPP bahwa saya akan membesarkan Partai Gerindra di Kepulauan Sula sebagai partai penguasa,” kata M Saleh.
Ia bilang, rekomendasi Partai Gerindra telah jatuh ke pasangan calon (Paslon) Fifian Adeningsi Mus dan M. Saleh Marasabessy (FAM-SAH).
“Rekomendasi yang dikeluarkan DPP itu tidak akan berubah lagi. Karena, Gerindra dari dulu sampai sekarang, DPP tidak pernah membatalkan rekomendasi setelah dikeluarkan,” ujarnya.
Baginya, rekomendasi yang dikeluarkan DPP Partai Gerindra telah final. Karena, B1 KWK harus menyesuaikan dengan konsideran dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kalau konsiderannya sudah oke, maka B1-KWK kita dalam waktu dekat juga akan keluar. Insya Allah di tanggal 21 sampai dengan 23 Agustus ini B1-KWK dikeluarkan,” harapnya.
Setelah resmi menjadi kader Gerindra, Saleh sangat optimis jika dirinya bersama Bupati Fifian Adeningsi Mus akan mendapatkan kemenangan untuk melanjutkan kepemimpinan di dua periode.
“Saya sangat optimis. Karena ada kekuatan besar partai gerindra untuk FAM-SAH menuju dua periode,” ucapnya.
Disentil soal tawaran menjadi ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra di Kepulauan Sula, Saleh mengaku belum dibicarakan oleh DPP. “Itu belum dibicarakan,” katanya.
Namun, kehadiran M. Saleh Marasabessy sebagai kader Partai Gerindra menjadi peluang untuk menduduki ketua DPC Partai Gerindra di Kepulauan Sula.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulau Morotai, Maluku Utara, membagikan sekitar 5 ribu masker kepada masyarakat sebagai…
Kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Morotai, Maluku Utara, dalam beberapa hari terakhir mengancam…
Kalamata Institute menggelar Dialog Polifoni dengan mengangkat tema “Rempah dalam Sastra, Seni, Resiliensi, dan Ambivalensi”…
Kebakaran lahan kebun terjadi di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Pulau Morotai, Maluku Utara,…
Kebakaran hutan hebat melanda jalur pendakian Gunung Gamalama, tepatnya di sekitar kawasan wisata Taman Love,…
Kemarau yang belum sepenuhnya berakhir membuat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus membayangi Maluku Utara.…