News

Waduh! Sejak 2023 Bantuan Pendidikan di Morotai Ini Belum Disalurkan

Sejumlah barang pengadaan fasilitas sekolah pada tahun anggaran 2023 di Pulau Morotai, Maluku Utara, hingga kini belum disalurkan kepada sekolah penerima.

Sebagian barang tersebut masih dititipkan di SMP Kristen Daruba, Kecamatan Morotai Selatan dan disimpan dalam ruang-ruang yang tidak difungsikan untuk kegiatan belajar-mengajar.

Berdasarkan pantauan cermat, sebagian bantuan tersebut masih tersimpan dalam kondisi terbungkus plasitik, adapun yang disimpan di ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Terkait hal itu, Kepala Sekolah SMP Kristen Daruba, Selina, mengaku bahwa barang-barang tersebut sudah lama berada di sekolah itu, bahkan sebelum dirinya menjabat.

“Waktu itu saya masih bertugas di sekolah di Wayabula, pak Didi pernah telepon saya suruh ambil barang, hanya waktu itu saya tunggu, tapi dia sudah tidak telpon lagi hingga saya dipindahkan jadi Kepala Sekolah di SMP Kristen Daruba,” kata Selina, Rabu, 4 Februari 2026.

Sebelumnya, Selina mengaku ada kepala sekolah lain yang datang mengambil sebagian barang. “Pernah ada Kepsek Cio Gerong ada ambil barang juga itu sekitar tahun lalu, mungkin waktu itu barangnya banyak sehingga dititip di sini,” jelasnya.

Menurutnya, barang-barang tersebut mulai dititipkan sejak tahun 2023. Salah satu alasan yang ia dengar berkaitan dengan keterbatasan anggaran pengangkutan.

“Kalau tidak salah mereka titip barang ini dari tahun 2023 karena mungkin anggarannya untuk diangkut itu tidak ada. Sehingga mereka minta kepala sekolah yang ambil,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui pasti alasan penitipan barang tersebut. “Untuk alasan penitipan itu saya tidak tahu karena waktu itu saya belum menjabat kepala sekolah disini dan mungkin di kepala sekolah yang lama,” katanya.

Sementara Apriyani Hi Sulaiman, Bendahara Barang Dinas Pendidikan Morotai, membenarkan bahwa hingga saat ini masih terdapat barang pengadaan yang belum diambil oleh sekolah penerima.

“Soal barang yang belum diambil kami dinas sudah konfirmasi ke sekolah yang menerima, cuma sebagian ada yang sudah ambil dan ada yang belum,” katanya.

Apriyani bilang, pihak dinas terus berupaya menghubungi sekolah-sekolah agar segera mengambil barang tersebut.

“Untuk masalah itu, kami selalu hubungi mereka untuk datang ambil. Mungkin juga ada kesibukan dan lain-lain jadi belum datang ambil. Tapi nanti saya hubungi mereka lagi supaya besok atau secelatnya diambil,” ujarnya.

Saat ditanya sejak kapan barang-barang tersebut dititipkan, ia belum memberikan keterangan. “Sementara info dari saya seperti itu dulu, soalnya saya mau menghadap BPK,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Anggota Brimob di Maluku Utara Diduga Aniaya Istri hingga Pingsan dan Dioperasi

Seorang anggota Sat Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripka RD alias Raihan (37) diduga melakukan…

1 jam ago

Malut United Resmikan Training Camp di Ternate

Malut United FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi sepak bola di Maluku Utara. Hal…

6 jam ago

53 WBP Lapas Tobelo Dapat Remisi Khusus Idulfitri

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, memberikan remisi khusus Idulfitri kepada Warga…

2 hari ago

Seusai Ramadhan

Oleh: Agus SB*   SENJA hingga jelang berbuka puasa terakhir di tanggal 20 ataupun 21…

2 hari ago

Insiden Pelemparan di Tobelo Saat Pawai Sambut Idulfitri, Kapolres: Seluruh Masyarakat Jaga Persatuan dan Toleransi Beragama

Kapolres Halmahera Utara, Maluku Utara AKBP Erlichson Pasaribu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi…

3 hari ago

Idul Fitri, Iptek dan Gusumi/Jole

Oleh: Agus SB   “BINGUNG!”, kata yang spontan meluncur dari gumaman saya ketika keluar dari…

4 hari ago