Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat meninjau proyek pembangunan kantor LPS3R Kota Ternate. Foto: Sansul/cermat
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mendesak Dinas PUPR Ternate agar mempercepat pekerjaan proyek bangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang bersumber dari DAK tahun 2021 senilai Rp 600 juta.
“Proyek ini sumbernya DAK, tapi kan tak jelas awal pekerjaan, sampai harus didorong sampai 2021. Sehingga itu segara percepat pekerjaan meski hanya swakelola, karena ini BPK lagi lakukan audit,” ucap Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Selasa (1/2) di hadapan pengawas pekerja bangunan proyek LPS3R.
“Proyek ini juga yang mengganggu DAK Afirmasi tahun ini yang gagal masuk,” sambungnya.
Ia menambahkan, bagi masyarakat di area Kelurahan Gamalama yang ingin membuang sampah plastik, nanti bisa dibawa ke LPS3R, tepatnya di depan gedung pasar grosir.
Ia juga meminta, para pengelolaan LPS3R nanti harus betul-betul diberikan ke orang-orang yang status ekonominya ke bawah.
“Jadi semua akses dan fasilitas LPS3R ini harus disediakan. Jika LPS3R dihadirkan di area belakang ruko Jatiland Mall, belakang kantor Lurah Gamalama, dan Rusunawa Gamalama pasti sudah tak ada sampah berserakan,” jelasnya. (SAR)
Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memasuki fase baru pengembangan ekosistem industri setelah Presiden Republik…
Kementrian Pertanian resmi mendistribusikan pupuk organik sebanyak 346,6 Ton untuk penanaman dan peremajaan kelapa di…
Jajaran Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga korban meninggal dunia akibat…
Oleh: Hendra Kasim BANYAK reaksi pasca Putusan MK No. 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Salah satunya datang dari…
Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Periode 2026–2031 resmi dilantik Jumat, 9 Oktober…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menghentikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi belanja makan dan…