Wakil Sekretaris (Wasek) Kesiswaan SMK Negeri 1 Kota Ternate, Jainal Muhammad Zen. Foto: Amat/cermat
Belasan siswa SMK Negeri 1 Kota Ternate, Maluku Utara diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan di kantin. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIT, saat jam istrahat.
Wakil Sekretaris (Wasek) Kesiswaan SMK Negeri 1 Kota Ternate, Jainal Muhammad Zen mengatakan, awalnya belasan siswa ini mengeluhkan sakit perut dan muntah-muntah.
Ia bilang, mendengar hal itu, pihak sekolah langsung mengevakuaasi para siswa menuju RSUD Chasan Boesoirie.
“Katanya makan nasi kuning ayam di kantin sekolah, setelah itu langsung mereka mual-mual dan muntah,” ungkap Jainal saat ditemui cermat di Ruang UGD RSUD Chasan Boesoirie, Kamis, 27 Juli 2023.
Jainal menyebut, ada sekitar 17 siswa yang mengalami gejala keracunan ini. “Totalnya ada 17 orang yang dilarikan ke rumah sakit, 5 siswa dan 12 siswi,” jelasnya.
Ia menuturkan, selama sekolah SMKN I ini berdiri belum pernah terjadi hal seperti ini.
“Ini baru pertama kali terjadi setelah beberapa puluh tahun sekolah ini berdiri,” katanya.
Untuk sementara, lanjud Jainal, pihak kepolisian talah mengambil keterangan beberapa siswa dan juga pemilik kantin.
“Ada lima kantin di sekolah dan itu dikelola perorangan, dan pihak kepolisian tadi sudah ambil data dan keterangan,” pungkasnya.
———–
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Rian Hidayat Husni
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…