News

2 WNA Singapura Tewas Saat Erupsi Dukono, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Pemandu

Polres Halmahera Utara, Maluku Utara, tengah menyelidiki kasus meninggalnya dua warga negara asing (WNA) asal Singapura dalam insiden erupsi Gunung Api Dukono, Jumat, 8 Mei 2026.

Dalam penyelidikan tersebut, oknum porter dan pemandu (guide) yang membawa rombongan pendaki Gunung Dukono terancam dipidana karena diduga membawa wisatawan melewati jalur pendakian yang tidak resmi.

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan kelalaian dalam peristiwa tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers di Mapolres Halmahera Utara yang turut dihadiri Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani, dan Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M Lumbun Gaol.

“Sedang didalami. Jika terbukti ada kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, oknum porter dan pemandu bisa dijerat pidana. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” jelas Erlichson.

Ia menegaskan, aktivitas pendakian ke Gunung Dukono saat status gunung berada pada Level II atau Waspada dilarang keras. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga telah menetapkan radius 3 kilometer dari kawah harus steril dari aktivitas masyarakat. “Ini bukan jalur wisata resmi. Tidak ada izin pendakian,” tegasnya.

Berdasarkan laporan Basarnas Ternate, total terdapat 20 pendaki yang terdampak erupsi Gunung Dukono. Dua WNA asal Singapura dilaporkan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Adapun pendaki lainnya, baik WNA maupun WNI, berhasil selamat dan telah dievakuasi. Meski begitu, polisi tetap mendalami kemungkinan adanya pelanggaran prosedur dalam kegiatan pendakian tersebut.

“Jika terbukti melanggar, oknum porter dan pemandu dapat dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkas Erlichson.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

7 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

7 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

9 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

11 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

11 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

14 jam ago