Advetorial

Bandar Udara Khusus Weda Bay Raih Peringkat Ketiga Indikator Keamanan Penerbangan dari Otoritas Bandara Wilayah VIII

Bandar Udara Khusus Weda Bay (WDB) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Fasilitas penerbangan milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) tersebut berhasil meraih peringkat ketiga dalam indikator pencapaian keamanan penerbangan yang dilakukan oleh Otoritas Bandara Wilayah VIII. Bandara Weda Bay mencatatkan nilai hampir sempurna, yakni sebesar 93,3 persen. 

Kepala Bandar Udara Weda Bay, Ekky Widha Atmaka, menyampaikan bahwa capaian tersebut menempatkan Bandar Udara Khusus Weda Bay hanya berada di bawah Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dan Bandara Internasional Pattimura Ambon. 

“Kami adalah salah satu bandara yang tidak berstatus internasional, bahkan berstatus khusus. Namun, kami mampu mencapai indikator keamanan penerbangan dengan nilai 93,3 persen,” ujarnya. 

Ekky berharap pencapaian ini dapat terus dipertahankan sekaligus ditingkatkan di masa mendatang. Meski ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pemenuhan indikator keamanan penerbangan. Karena Bandara tersebut masih dalam tahap pengembangan. 

Ia menjelaskan bahwa pengembangan yang dilakukan meliputi pekerjaan reklamasi untuk perpanjangan runway yang sudah ada saat ini dan penambahan runway baru ke depannya. Kondisi tersebut turut mempengaruhi penilaian keamanan selama proses pembangunan berlangsung. 

“Harapannya presentase bisa meningkat hingga 100 persen, meskipun kemungkinan itu masih kecil karena bandara sedang dalam tahap pengembangan. Akan tetapi, kami memastikan Bandar Udara Weda Bay terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan aspek keselamatan,”katanya. 

Menurutnya, setelah proses pengembangan selesai dan operasional berjalan optimal, Bandar Udara Khusus Weda Bay berpeluang meningkatkan capaian indikator keamanan maupun keselamatan penerbangan secara lebih maksimal. 

redaksi

Recent Posts

Menolak Jimly

Oleh: Hendra Kasim   BANYAK reaksi pasca Putusan MK No. 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Salah satunya datang dari…

12 jam ago

Resmi Dilantik, PP HPMS Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Periode 2026–2031 resmi dilantik Jumat, 9 Oktober…

13 jam ago

Kejati Malut Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi yang Menyeret Eks Wakil Gubernur

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menghentikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi belanja makan dan…

20 jam ago

DPRD Morotai Setujui Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp20,17 Miliar

DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan…

1 hari ago

Koalisi Desak Prabowo Temui Warga Terdampak Industri Nikel di Halmahera

Koalisi Indonesia Timur untuk Transisi Energi yang Adil dan Berkelanjutan mendesak Presiden Prabowo Subianto menemui…

1 hari ago

Formapas Malut Minta Penanganan Karhutla di Taliabu Secara Terpadu dan Berbasis Mitigasi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendapat perhatian serius. Kobaran…

2 hari ago