News

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali, meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat malam, 14 Agustus 2026.

Al Yasin Ali mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.05 WITA dalam usia 68 tahun. Informasi mengenai kepergian mantan orang nomor dua di Maluku Utara itu kemudian menyebar di sejumlah grup percakapan dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga serta kerabat dekat.

Jenazah Al Yasin Ali kemudian disemayamkan di kediaman keluarga di Kompleks Perumahan Bumi Tirta Nusantara Gardenia, Makassar. Keluarga dan kerabat disebut tengah mempersiapkan rangkaian pemakaman almarhum.

Kepergian Al Yasin Ali menutup perjalanan panjangnya di pemerintahan Maluku Utara. Ia dikenal sebagai salah satu figur yang pernah memegang sejumlah jabatan penting, mulai dari birokrat, bupati, wakil gubernur hingga pelaksana tugas gubernur.

Dua Periode Memimpin Halmahera Tengah

Sebelum memasuki pemerintahan tingkat provinsi, Al Yasin Ali memiliki rekam jejak panjang di Kabupaten Halmahera Tengah.

Berdasarkan catatan resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Al Yasin Ali dipercaya menjadi Bupati Halmahera Tengah selama dua periode, yakni 2007–2012 dan 2012–2017. Pada periode pertama, ia didampingi Gawi Abbas sebagai wakil bupati. Sementara pada periode kedua, ia berpasangan dengan Soksi Hi Ahmad.

Sebelum menjadi kepala daerah, Al Yasin juga berkarier sebagai birokrat. Ia pernah bekerja di sektor konstruksi sebelum menjadi pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintahan Halmahera Tengah. Kariernya kemudian berkembang hingga dipercaya menduduki jabatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.

Jejaknya sebagai pemimpin daerah membuat Al Yasin menjadi salah satu figur yang cukup berpengaruh dalam perjalanan pemerintahan Halmahera Tengah, khususnya pada masa awal perkembangan kabupaten tersebut setelah pemekaran.

Dilantik sebagai Wakil Gubernur pada 2019

Karier politik Al Yasin kemudian berlanjut ke tingkat Provinsi Maluku Utara. Ia berpasangan dengan Abdul Gani Kasuba dalam Pilkada Maluku Utara 2018.

Keduanya kemudian dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada 10 Mei 2019 untuk masa jabatan 2019–2024. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 38/P Tahun 2019.

Sebagai Wakil Gubernur, Al Yasin mendampingi Abdul Gani Kasuba dalam menjalankan pemerintahan provinsi hingga kemudian terjadi perubahan besar pada akhir 2023.

Sempat Jadi Plt Gubernur Maluku Utara

Pada Desember 2023, Al Yasin Ali mendapat tanggung jawab penting setelah Abdul Gani Kasuba ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kemudian menugaskan Al Yasin Ali sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku Utara. Penugasan itu tertuang dalam Surat Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3/7456/8.1 tertanggal 21 Desember 2023.

Sekretaris Daerah Maluku Utara saat itu, Samsuddin Abdul Kadir, menyatakan penugasan tersebut dilakukan agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan setelah gubernur menjalani proses hukum.

Dalam kapasitasnya sebagai Plt Gubernur, Al Yasin tetap menjalankan agenda pemerintahan hingga masa tugasnya berakhir pada 2024. Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mencatat sejumlah agenda yang dihadirinya pada masa tersebut, termasuk kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

Meninggalkan Jejak Panjang di Pemerintahan Maluku Utara

Dengan pengalaman sebagai bupati dua periode, wakil gubernur dan Plt gubernur, Al Yasin Ali menjadi salah satu figur yang memiliki perjalanan panjang dalam pemerintahan Maluku Utara.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah hingga kini masih mencatat namanya dalam daftar kepala daerah yang pernah memimpin kabupaten tersebut. Catatan resmi Pemkab Halmahera Tengah menempatkan Al Yasin sebagai bupati periode 2007–2012 dan 2012–2017.

Kepergiannya pada Jumat malam meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta masyarakat Maluku Utara yang pernah mengikuti perjalanan pengabdiannya.

Al Yasin Ali kini dikenang sebagai salah satu tokoh yang melewati berbagai fase penting pemerintahan Maluku Utara, dari Halmahera Tengah hingga memimpin sementara roda pemerintahan provinsi.

redaksi

Recent Posts

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

2 jam ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

17 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

20 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

2 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

2 hari ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

2 hari ago