News

Buka Market Sounding Jalan Lapen, Pemprov Malut Dorong Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Maluku Utara, Kadri La Etje, yang mewakili Gubernur Maluku Utara, resmi membuka kegiatan Market Sounding Pelaksanaan Konsolidasi dan Kontrak Payung Pekerjaan Konstruksi Jalan Lapen di Hotel Sahid Bella, Ternate, Kamis 5 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Dalam sambutannya, Kadri La Etje menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan sinergi antarperangkat daerah dalam proses pengadaan barang dan jasa.

“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memastikan proses pengadaan berjalan efisien, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Maluku Utara,” kata Kadri La Etje.

Ia juga mendorong para pelaku usaha untuk aktif memanfaatkan katalog elektronik LKPP serta mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap proses pengadaan.

Sementara itu, Kepala Biro BPBJ Setda Maluku Utara, Suryadi, dalam wawancara menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan paket pengadaan e-purchasing versi 6 untuk konstruksi jalan.

“Kontrak payung ini kita siapkan supaya proses pengadaan tidak berulang-ulang. Cukup satu kali seleksi, lalu pelaksanaannya bisa bertahap sesuai kebutuhan dan ketersediaan anggaran,” ujar Suryadi.

Ia mengatakan, skema itu akan digunakan untuk konsolidasi pembangunan jalan Lapen (Lapisan Penetrasi) di berbagai wilayah Maluku Utara, termasuk rencana penanganan ruas jalan di Pulau Obi. Menurutnya, pemilihan jenis jalan Lapen yang menggunakan aspal cair dengan campuran pasir atau kerikil menjadi strategi pemerintah daerah dalam menyiasati keterbatasan anggaran akibat pengurangan Transfer ke Daerah (TKD).

“Kalau metode biasa, setiap paket harus tender ulang. Dengan kontrak payung, penyedianya sudah tersedia, tinggal kita keluarkan surat pesanan kerja sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Suryadi bilang, pemerintah provinsi akan memprioritaskan keterlibatan kontraktor lokal dalam proyek tersebut agar perputaran ekonomi tetap terjadi di Maluku Utara.

Kegiatan market sounding ini dihadiri perwakilan perangkat daerah, penyedia jasa konstruksi, serta unsur pengawasan pengadaan. Pemerintah berharap forum ini dapat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Pemkab Morotai Sediakan 50 KL Biosolar Bersubsidi Setiap Bulan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, menghadirkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Biosolar…

7 jam ago

Julkifli Dinonaktifkan dari Ketua KNPI Morotai, Fijai Ali Ditunjuk Jadi Plt

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Maluku Utara menonaktifkan Julkifli…

7 jam ago

Polres Morotai Panggil Ketua DPRD dan Johor Boleu soal Pemalangan Jalan Sabatai-Sabala

Kepolisian Resor (Polres) Pulau Morotai, Maluku Utara, memanggil Ketua DPRD Muhammad Rizky dan anggota DPRD…

7 jam ago

Menaker Yassierli Berikan Kuliah Umum di PT IWIP, Tekankan Pentingnya Budaya K3

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., memberikan materi kuliah umum mengenai budaya…

2 hari ago

Terima Paket Ganja 55,26 Gram, Seorang Pemuda di Tobelo Ditangkap Polda Malut

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja di…

2 hari ago

Disperindag Ternate Hadirkan Kios Pangan Aman di Kawasan Pasar

Pemerintah Kota Ternate melalui kolaborsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan akan…

3 hari ago