Categories: News

Dianggarkan Rp1,5 Miliar, Pembangunan Lanjutan Jembatan Fangahu Tunggu Hasil LHP

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara kembali menganggarkan pembangunan lanjutan Jembatan Fangahu sebesar Rp1,5 miliar.

Meski anggaran telah disiapkan dan dokumen proyek sudah diinput dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP), pekerjaan tersebut belum dapat dilaksanakan. Hal ini karena pihak dinas masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahap I dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, A. Tahir Tarauntu, menjelaskan proses administrasi sudah berjalan, namun pelaksanaan fisik harus menunggu hasil pemeriksaan tersebut.

“Input di RUP sudah dilakukan, tinggal proses berikutnya. Namun, kita harus menunggu hasil LHP terlebih dahulu untuk mengetahui apakah ada temuan pada tahap I. Prosedurnya memang seperti itu,” ujarnya, Senin, 6 2026.

Ia menambahkan, anggaran lanjutan ini juga mencakup penambahan bronjong sepanjang kurang lebih 200 meter yang berfungsi sebagai penahan luapan sungai di sekitar jembatan.

“Untuk panjang pastinya saya belum bisa memastikan, apakah 200 meter itu keseluruhan atau dibagi kiri dan kanan. Namun kemungkinan hanya di sekitar area jembatan,” jelasnya.

Tahir juga menegaskan bahwa pekerjaan lanjutan ini ditargetkan selesai dalam waktu 60 hari kalender. Ia berharap pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa kendala seperti sebelumnya.

“Kami akan mengupayakan agar pekerjaan ini tidak terkena penalti seperti sebelumnya. Jika sampai terjadi, tentu yang dirugikan adalah daerah,” tegasnya.

Sebelumnya, pembangunan Jembatan Fangahu dikerjakan oleh CV Rizky Alief Putra dengan nomor kontrak 602.2/14.KONS/KONTRAK/PPK/BM/DPU-PR/PT/2025, dengan durasi pekerjaan 45 hari kalender. Namun, proyek tersebut tidak diselesaikan oleh pihak kontraktor.

redaksi

Recent Posts

IWIP Memasuki Babak Baru Hilirisasi Nikel, Presiden RI Luncurkan 11 Proyek dan Lepas Ekspor Perdana Baterai EV

Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memasuki fase baru pengembangan ekosistem industri setelah Presiden Republik…

12 jam ago

Kementan Salurkan 346,6 Ton Pupuk untuk Petani Pulau Taliabu

Kementrian Pertanian resmi mendistribusikan pupuk organik sebanyak 346,6 Ton untuk penanaman dan peremajaan kelapa di…

12 jam ago

Polres Morotai Bantu Keluarga Korban Tersengat Listrik di Desa Bido

Jajaran Polres Pulau Morotai, Maluku Utara menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga korban meninggal dunia akibat…

13 jam ago

Menolak Jimly

Oleh: Hendra Kasim   BANYAK reaksi pasca Putusan MK No. 01/PHPU.PRES-XXIV/2026. Salah satunya datang dari…

1 hari ago

Resmi Dilantik, PP HPMS Siap Perkuat Konsolidasi Organisasi

Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Periode 2026–2031 resmi dilantik Jumat, 9 Oktober…

1 hari ago

Kejati Malut Hentikan Penyidikan Dugaan Korupsi yang Menyeret Eks Wakil Gubernur

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menghentikan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi belanja makan dan…

2 hari ago