Categories: News

Disdik Morotai Beri Penjelasan soal Bantuan Pendidikan tak Kunjung Disalurkan

Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler tahun 2023 yang hingga kini belum tersalurkan ke sekolah penerima.

Sekretaris Disdik Morotai, Iwan Djindadi, menjelaskan bahwa sejak awal pengadaan mobiler tersebut telah melalui kesepakatan antara dinas pendidikan dan pihak sekolah penerima.

Dalam kesepakatan itu, kata Iwan, dinas hanya bertanggung jawab menyiapkan barang, sementara proses mobilisasi atau pengambilan barang merupakan tanggung jawab masing-masing sekolah penerima.

“Awalnya, sudah menjadi kesepakatan antara dinas pendidikan dan pihak sekolah. Dinas hanya menyiapkan mobilernya, sedangkan mobilisasi diambil langsung oleh pihak sekola,” kata Ia, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 9 Februari 2026.

Namun dalam perjalanannya, sejumlah sekolah yang telah menyatakan kesediaan mengambil barang tersebut tidak kunjung datang. Pihaknya mengaku sudah menunggu cukup lama, bahkan telah melakukan konfirmasi berulang kali kepada sekolah penerima.

“Waktu berjalan, mobilernya sudah ada, dan pihak sekolah sempat konfirmasi mau ambil, tapi kami tunggu-tunggu mereka tidak datang ambil,” ucap Iwan.

Menurut ia, alasan sekolah belum mengambil barang karena keterbatasan biaya transportasi. Bahkan, pihak sekolah sempat dihubungi kembali agar segera mengambil bantuan tersebut.

“Kemarin pak Didin sudah hubungi pihak sekolah untuk segera ambil barang, tapi alasannya ongkos transportasi belum ada,” ungkap Iwan.

Ia mengaku, pihaknya menyayangkan hal tersebut, karena jika sejak awal pihak sekolah menyampaikan kendala, maka solusi bisa dicari bersama.

“Kami bilang, kalau alasannya ongkos kenapa tidak konfirmasi ke kami supaya sama-sama cari jalan keluarnya. Dan kalau jumlah pengadaan secara rinci itu ada di bagian Sarana Prasarana, itu datanya lengkap disana,” tambahnya.

Sementara Zaki Bin Sawi, Pengurus Barang Dinas Pendidikan Morotai, mengatakan bahwa karena tidak ada gudang penyimpanan barang, serta kondisi kantor Dinas Pendidikan yang saat itu sedang direnovasi, akhirnya barang pengadaan tersebut dititipkan di SMP Kristen Daruba.

“Gudang mobiler dinas itu tidak ada, kebetulan juga saat itu kantor sedang direnovasi sehingga barang dititipkan disitu,” ujar Zaki.

redaksi

Recent Posts

Disambut Khidmat, Makam Burhan Abdurrahman Kini Dipindahkan ke Ternate

Suasana penuh khidmat menyelimuti prosesi pemindahan makam Burhan Abdurrahman dari Makassar ke Kota Ternate, Selasa,…

23 menit ago

Kajati Malut Kunker ke Haltim, Apresiasi Kinerja Pemda dan Program Jaga Desa

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)…

30 menit ago

Risno La Bami Jabat Sekretaris Partai Umat Morotai

Risno La Bami resmi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Partai Ummat Pulau Morotai, Maluku Utara. Penetapan…

3 jam ago

Pemda Haltim Panggil PT Feni dan Antam Terkait Pencemaran Kali Kukuba

Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memanggil PT Feni Haltim dan Antam Group untuk memberikan…

16 jam ago

Dispersip Ternate Kolaborasi dengan Komunitas Hidupkan Semangat Literasi

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Maluku Utara, terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas literasi…

17 jam ago

ERT NHM Bergabung dalam Operasi SAR Gabungan Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono

Seluruh korban yang dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, berhasil…

18 jam ago