News

Disperindag Ternate Perkuat Operasi Pasar Tekan Harga Bahan Pokok

Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, melalui dinas perindustrian dan perdagangan terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi melalui sejumlah kebijakan nonmoneter.

Sekretaris Disperindag Kota Ternate, M. Saiful, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui operasi pasar yang digelar secara rutin dengan melibatkan Perum Bulog dan Bank Indonesia (BI).

“Untuk menekan inflasi terkait dengan kenaikan harga, pemerintah melakukan kebijakan nonmoneter. Disperindag bekerja sama dengan Bulog dan Bank Indonesia melaksanakan operasi pasar setiap hari Senin dan Rabu,” kata Saiful kepada cermat, Selasa, 8 September 2026

Operasi pasar tersebut dipusatkan di depan Kantor Disperindag Kota Ternate. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain operasi pasar, pemerintah juga memperkuat upaya ketahanan pangan melalui kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa dan Kamis.

Di sisi lain, pemantauan harga bahan pokok dilakukan secara rutin oleh Bidang Perdagangan Disperindag Kota Ternate. Pemantauan dilakukan setiap hari dan hasilnya dilaporkan melalui aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) kepada pemerintah pusat.

“Setiap hari kita melakukan pemantauan harga dan melaporkannya melalui aplikasi SP2KP. Kita juga turun memantau distributor, terutama berkaitan dengan pasokan dan harga,” ujarnya.

Saiful mengakui, dalam beberapa hari terakhir terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya cabai yang disebut mengalami peningkatan cukup signifikan akibat persoalan pasokan.

Menurutnya, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kelancaran distribusi cabai ke Kota Ternate.

“Beberapa hari terakhir harga cabai cukup meningkat karena masalah pasokan. Faktor cuaca juga menghambat distribusi,” jelasnya.

Meski demikian, ia menyebutkan sejumlah komoditas bahan pokok lainnya masih berada dalam kondisi relatif stabil. Bawang merah sempat mengalami kenaikan, namun pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan pasokannya.

Untuk menjaga kestabilan harga, Pemkot Ternate melalui Disperindag juga terus membangun koordinasi dengan pemasok dan distributor. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar kebutuhan bahan pokok di Kota Ternate masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Pemerintah kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Ibu Kadis terus membangun kerja sama antara pemasok dan distributor yang ada. Ini untuk membantu menstabilkan harga di Kota Ternate, karena sebagian besar pasokan kita masih diharapkan dari luar daerah,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

DIKSI ICMI Jadi Ruang Refleksi 27 Tahun Perjalanan Maluku Utara

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara, CIDES ICMI Maluku Utara berkolaborasi dengan…

46 menit ago

Pangan Murah Siap Hadir di Morovest 2026

Membantu meringankan belanja masyarakat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pulau Morotai, Maluku Utara, menyiapkan Gerakan…

7 jam ago

Dinkes Sediakan Posko Kesehatan Gratis 24 Jam Selama Morotai Festival 2026

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyiapkan posko pelayanan kesehatan gratis…

7 jam ago

Siswa SRD 7 Kunjungi Kedaton, Sultan Tidore Ajak Tanamkan Cinta Tanah Air

Sultan Tidore, H. Husain Alting Sjah, SE., MM., menerima rombongan siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD)…

8 jam ago

Jumat Keliling, Cara Kapolda Irjen Arif Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Malut

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, terus menjalankan program Kapolri. Kali ini melaksanakan Jumat…

1 hari ago

Dari Helm hingga Knalpot, Ini Sasaran Operasi Patuh Kie Raha 2026 di Morotai

Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi menggelar Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh…

1 hari ago