Aksi pemalangan jalan utama oleh pedagang di Kawasan Pasar Higienis Ternate. Foto: Istimewa
Puluhan pedagang daun pandan melakukan aksi blokade di ruas jalan utama depan Pasar Higienis, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, pada Jumat, 24 April 2026.
Aksi ini sempat menyebabkan arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat menjadi tersendat. Penutupan jalan diketahui mulai berlangsung sekitar pukul 16.26 WIT.
Langkah yang diambil para pedagang ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas belum tersedianya tempat relokasi yang mereka nilai layak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.
Salah satu pedagang, Rusni Rongayang, menjelaskan bahwa para pedagang bersedia mengikuti kebijakan penertiban yang diterapkan Pemkot. Namun, ia berharap pemerintah dapat menyiapkan tempat berjualan layak dan memadai.
“Kami siap mengikuti aturan Pemkot, asalkan ada tempat yang layak. Kami juga berharap tidak dipindahkan ke Kampung Makassar Timur, karena di sana sudah menjadi area pasar,” ungkapnya.
Ia menambahkan, para pedagang sebenarnya berharap dapat tetap berjualan di dalam area Pasar Higienis, serta berkomitmen untuk membayar retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
Mereka juga meminta Pemkot Ternate segera menghadirkan solusi yang jelas agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan bisa diselesaikan dengan baik, serta menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi hingga tersedia lokasi berjualan yang layak dan representatif bagi semua pihak.
Pemerintah Kota Ternate terus menggenjot pendataan kepesertaan dalam program perlindungan dan jaminan sosial. Upaya tersebut…
Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman meninjau sejumlah program pembangunan yang dianggarkan dalam APBD di…
Hujan Tak Lagi Menggamit Kota September datang dengan matahari yang panjang menjemur jalan mengeraskan tanah…
Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pulau Taliabu, Maluku Utara giat sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum…
240 guru di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara tidak lagi melakukan aktivitas belajar mengajar. Hal…
“Ake dege moi ka fo ahu [Setetes air untuk kehidupan]” Ungkapan penuh makna di atas…