Ilustrasi gempa bumi. Foto: Inked Pixels/shutterstock
Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR mengguncang Pulau Morotai, Maluku Utara, pada Rabu, 4 Februari 2025 sekitar pukul 06.35 WIT.
BMKG menyebut pusat gempa berada di laut sekitar 86 km timur laut Pulau Doi. Gempa yang berpusat pada koordinat 2,95 LU dan 128,19 BT ini memiliki kedalaman 105 km di bawah permukaan laut.
Getarannya cukup terasa di sejumlah wilayah Morotai, namun belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa. Guncangan yang kuat sempat membuat warga panik hingga keluar dari rumah.
“Kami panik, sudah lari keluar sambil gendong anak-anak, karena tanah goyang lama sekali,” kata Indah, warga Desa Daruba, saat ditemui usai gempa.
BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Dan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi.
Di lantai dua sebuah gedung di Kawasan Pantai Falajawa, kedai yang baru saja dibuka itu…
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…