Categories: News

HIPMI: Tak Ada Strategi Konkrit soal Pengembangan UMKM di Debat Paslon Pilgub Malut

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menilai tidak ada bahasan mengenai pengembangan sektor UMKM yang konkrit pada debat perdana Paslon Pemilihan Gubernur Maluku Utara 2024.

Ketua HIPMI Kota Ternate, Fitrah Akbar Muhammad menyebut, keempat paslon tidak mampu memaparkan program pengembangan UMKM yang konkrit dan berjangka panjang.

“Terkait pengembangan UMKM keempat paslon tidak ada yang memaparkan langkah konkrit dan berjangka panjang. Semua bicaranya hanya dalam hal-hal yang bersifat normatif,” kata Fitrah dalam keterangannya kepada cermat, Selasa, 12 November 2024.

Menurut Fitrah, sektor investasi pertambangan suatu daerah perlu melibatkan UMKM (pengusaha) lokal sebagai bagian dari proses bisnisnya. Akan tetapi kata dia, mayoritas tambang di Maluku Utara tidak melaksanakan hal itu dengan baik.

“Salah satu yang bisa dilakukan pemerintah daerah adalah perlindungan dan advokasi ke pertambangan agar melibatkan UMKM lokal karena 80-85 persen UMKM yang terlibat di Tambang itu semua UMKM dari luar Maluku Utara,” ujarnya.

Di sisi lain, ia melihat pengembangan UMKM Maluku Utara masih minim dukungan pemerintah dalam menghadirkan rumah produksi atau pabrik bersama sehingga semua produk olahan UMKM memiliki standar produksi sesuai dengan aturan BPOM.

“Masalah lain UMKM lokal adalah soal registrasi BPOM yang sulit didapatkan karena keterbatasan rumah produksi atau pabrik bersama, sedangkan sudah menjadi standar BPOM bahwa sterilisasi tempat produksi merupakan salah indikatornya,” kata dia.

Lebih lanjut Fitrah menegaskan bahwa bantuan-bantuan UMKM pemerintah harus tepat objek dan tepat subjek, ia menilai selama ini pemerintah provinsi Maluku Utara selalu melakukan kekeliruan dalam pemberian bantuan usaha.

“Kenapa UMKM kita stagnan dan tidak berkembang karena bantuan yang diberikan pemerintah keliru secara objek dan subjek, harus ada bentuk verifikasi dan validasi dengan melibatkan berbagai pihak yang kompeten di bidangnya,” ucapnya.

redaksi

Recent Posts

Pemuda Desa Tepeleo Tolak Lokasi Bangunan KDMP, Sebut Pemdes Tak Punya Strategi

Rencana lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Tepeleo, Kecamatan Patanu Utara,…

15 jam ago

Mendapat Dukungan Sultan Ternate, GEMUSBA Mulai Konsolidasi Organisasi

Generasi Muda Sultan Baabullah (GEMUSBA) secara resmi memulai tahapan konsolidasi organisasi melalui pertemuan perdana pengurus…

16 jam ago

Refleksi Akhir Tahun: Panggung Donasi For Sumatera dan Aceh

Akhir tahun 2025 ini, tak sedikit gelaran yang diselenggarakan, seperti membuat ivent manggung dan sebagainya…

1 hari ago

Ketika Informasi Media Mudahkan Masyarakat Terima Layanan Pertanahan saat Libur Nataru

Masyarakat memanfaatkan layanan pertanahan yang tetap dibuka Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)…

2 hari ago

HMPS Sosiologi UMMU Bedah Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Sherly Lewat Kuliah Tamu

Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) melalui HMPS Sosiologi menggelar kuliah tamu bertajuk…

2 hari ago

Kapolda Malut Pecat 16 Anggota dalam Tahun Ini, dari Kasus Deserse hingga Perselingkuhan

Polda Maluku Utara memproses ratusan personelnya yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik profesi…

2 hari ago