Direktur Reskrimsus Polda Malut, saat bincang-bincang dengan Kepala Bulog di Ternate. Foto: Samsul/cermat
Tim Satgas Pangan Maluku Utara melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) sejumlah lokasi di Kota Ternate, Kamis, 7 Maret 2024.
Sidak tersebut guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembilan bahan pokok termasuk beras selama bulan ramadan.
Giat ini bermula dari pengecekan ketersediaan beras di gudang Bulog Ternate, gudang beras Firma Agung hingga pasar tradisional dan melihat langsung perhelatan pasar murah oleh Pemerintah Kota Ternate.
Ketua Satgas Pangan Malut, Kombes Pol Afriadi Lesmana yang juga Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, memimpin langsung sidak tersebut. Ia didampingi Plt Kadis Perindag Nursida Dj Mahmud dan Kadis Ketahanan Pangan, Muhamad Hartono.
Afriadi menjelaskan, ketika tim turun di beberapa titik ketersediaan stok beras masih normal.
“Untuk beras medium SPHP yang disuplai Bulog dijual sesuai harga eceran tertinggi yakni Rp 59.000 per 5 kilogram,” ucap Afriadi.
Ia menambahkan, sejauh ini pengawasan yang dilakukan tim di lapangan terpantau stok dalam keadaan normal, walaupun begitu, kata dia, masyarakat diharapkan jika kedapatan adanya penimbunan bisa dilaporkan.
“Sementara hingga saat ini kami belum temukan adanya penimbunan bapok, jadi kalau ada kami minta dilaporkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Ternate Zadrach Evert Pattiwael mengaku, saat ini stok beras di gudang masih ada 700 ton. Sementara dalam perjalanan masuk lagi akan ada 5.600 ton itu dalam waktu dekat tiba di Ternate.
“Kalau stok si sampai lebaran hingga selesai lebaran juga masih aman. Selain itu Bulog tetap dukung kegiatan pangan murah yang akan dilaksanakan pada masing-masing Kabupaten kota jelang Ramadhan ini,” tutupnya.
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…