Sultan Muda Ternate, Hidayat Mudaffar Sjah, resmi melantik M. Gazali Mudaffar Sjah sebagai Kapita Lao dan Usman Muhammad Nasir Sjah sebagai Jo Mayor. Foto: Istimewa
Usai dikukuhkan sebagai Sultan Muda Ternate, Hidayat Mudaffar Sjah, pada Jumat (3/12) langsung melantik M Gazali Mudaffar Sjah sebagai Kapita Lao dan Usman Muhammad Nasir Sjah sebagai Jo Mayor.
Prosesi pelantikan ini berlangsung di Kadaton Kesultanan Ternate.
“Hari ini sekitar pukul 10.00 WIT dilaksanakan pelantikan Kapita Lao dan Jo Mayor oleh Sultan Muda Ternate dan disaksikan langsung oleh Bobato Dunia dan Bobato Akhirat,” kata Fanyira Kadato Kesultanan Ternate, Muhammad Rizal Effendi, kepada cermat, Jumat (3/12).
Ia bilang, usai proses sidodego, Sultan Muda memang mempunyai hak untuk melengkapi perangkatnya. Sehingga selanjutnya Sultan Muda akan melengkapi seluruh jabatan perangkat kesultanan yang dianggap masih kosong.
“Kekosongan jabatan ini seperti orangnya sudah meninggal dunia atau saat ini berhalangan sakit keras dan tak dapat lagi melakukan aktivitas tugasnya, itu akan diganti dalam waktu dekat,” ujarnya.
Ia mengaku, proses pengisihan kekosongan jabat perangkat ini akan terus berlanjut, dan sampai pada hari proses sinunako pada 15 Desember 2021. Ketika semua Bobato Dunia dan Bobato Akhirat sudah lengkap, maka proses sinunako akan berjalan lancar.
“Proses sinunako ini akan dibuat secara terbuka, akan diundang pemerintah Maluku Utara, kabupaten/kota, Polri/TNI, forum kesultanan nusantara dan tokoh agama dan adat yang ada di Maluku Utara. Sehingga kami akan membuat panitia kecil dalam agenda ini untuk mempersiapkan acara sinunako ini,” jelasnya.
Bahkan, hari ini juga langsung dilakukan Jou Uci Sabea atau Sultan Turun Salat yang berlangsung di Masjid Kesultanan Ternate.
“Jou Uci Sabea ini bersama didampingi hatib juru tulis dan soseba,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, tugas dari Kapita Lao ini sebagai panglima perang, sekaligus berfungsi menjaga dan nengamanakan wilyah kesultanan. Sementara Jo Mayor sebagai penanggungjawab teritorial darat. (SAR)
Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…
Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…
Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…
Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…