Kebakaran huta yang menghanguskan lahan perkebunan milik warga di Pulau Taliabu, Maluku Utara. Foto: Warga/cermat
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perkebunan cengkih milik 17 Warga desa Salati, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Pulau Taliabu, Maluku Utara, hangus terbakar.
Kebakaran tersebut tercatat kerugian lahan yang mencakup kurang lebih 12,4 hektare dan kerugian material berupa perkebunan dengan total kurang lebih 1.000 pohon cengkeh yang siap produksi atau panen.
Peristiwa itu, diduda disebabkan adanya sisa-sisa pembakaran lahan sebelumnya. Namun, pihak Polres Pulau Taliabu akan melakukan penyelidikan lebih lanjut atas penyebab karhutla.
Atas hal itu, Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah yang dilakukan oleh kepolisian.
“Kami menduga, kebakaran itu disebabkan oleh sisa pembakaran lahan sebelumnya. Dan selebihnya, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna memastikan akurasi fakta di lapangan,” kata Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi kepada cermat, Selasa, 6 Oktober 2026.
Baginya, kerugian atas karhutla itu mencakup 12,4 hektare dan kurang lebih 1000 pohon cengkih milik 17 warga salati.
Berikut 17 nama pemilik lahan perkebunan yang terbakar:
_
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Sejumlah ruas jalan di Pulau Morotai, Maluku Utara, masuk dalam paket pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mempercepat pemanfaatan Identitas Kependudukan…
Massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS) Maluku Utara menyuarakan persoalan air bersih di…
Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Maluku Utara, memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada pegawainya…
Kerja sama antara PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate…
Empat suku di Halmahera Utara melakukan ritual meminta restu leluhur dan alam semesta. Ritual tersebut…