News

Proyek Jalan Morotai Selatan Rp14,42 Miliar, Ini Sebaran Lokasi Pekerjaannya

Sejumlah ruas jalan di Pulau Morotai, Maluku Utara, masuk dalam paket pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi Jalan Kecamatan Morotai Selatan Tersebar dengan nilai sekitar Rp14,42 miliar.

Konsultan pengawasan proyek, Idrat, mengungkap sejumlah titik pekerjaan yang masuk dalam sebaran berdasarkan kontrak aktual setelah adanya Addendum I.

“Paling bagus sebenarnya Kadis yang rilis itu progres dan sebaran penanganan. Nanti saya yang kasih data real. Soalnya ini ada Addendum 1 terkait perubahan lokasi dari lokasi awal perencanaan,” kata Idrat saat dikonfirmasi Cermat melalui WhatsApp, Selasa, 6 Oktober 2026.

Menurut dia, perubahan tersebut membuat lokasi penanganan perlu dilihat berdasarkan kondisi terbaru di lapangan.

Sejumlah titik yang disebut berada dalam paket tersebut antara lain Desa Darame atau kawasan Tugu Pancasila, Pasar Modern-Masjid Raya-Amphi, PSTG di samping Dinas Pariwisata, Gang Silet, Mess Balai, hingga kawasan Pandanga.

Untuk wilayah Pandanga, ia bilang, penanganan mencakup Pelabuhan Ferry-Armydock, Jalan Menuju TPU Pandanga, Jalan TPU-Cagar Budaya, Jalan Nasional-Cagar Budaya, serta Jalan Cagar Budaya-Lapangan.

Selain itu, kata dia, terdapat pekerjaan di Pertigaan Pelabuhan Ferry-Jababeka (Pandanga-Juanga), Bundaran Taman Kota, serta ruas Muhajirin Baru-Kantor Samsat.

Berdasarkan dokumen sebaran yang disampaikan Idrak, akumulasi panjang pekerjaan mencapai sekitar 4,75 kilometer. Rinciannya terdiri dari pembangunan baru sepanjang 1.789 meter, rekonstruksi 170,50 meter, pekerjaan minor atau patching 1.054,33 meter, serta pekerjaan mayor atau overlay sepanjang 1.733,30 meter.

“Di kawasan Tugu Pancasila, Desa Darame, misalnya, terdapat pekerjaan minor sepanjang 365,20 meter dan mayor sepanjang 362 meter. Pekerjaan meliputi perbaikan LPA, penambalan lubang, hingga pelapisan ulang aspal,” jelasnya.

“Sementara di ruas Pelabuhan Ferry-Armydock, tercatat pembangunan jalan baru sepanjang 728 meter, termasuk pembangunan satu unit deuker,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan baru juga terdapat pada beberapa ruas lainnya, seperti Jalan Menuju TPU Pandanga sepanjang 370 meter, Jalan TPU-Cagar Budaya 241 meter, Jalan Nasional-Cagar Budaya 300 meter, serta Jalan Cagar Budaya-Lapangan 150 meter.

Selain menjelaskan sebaran pekerjaan, Idrat menyinggung pelaksanaan pengawasan pada paket jalan di tiga wilayah Morotai.

“Yang timur dengan utara sepertinya pengawasan belum ada, baru yang selatan saja setahu saya,” ujarnya.

Untuk paket Jalan Kecamatan Morotai Selatan Tersebar, data LPSE mencatat nilai pekerjaan fisik sekitar Rp14,42 milia. Sementara paket jasa konsultansi pengawasannya memiliki pagu dan HPS sebesar Rp241 juta dari APBD 2026.

Anggaran Rp241 juta tersebut merupakan biaya jasa konsultansi pengawasan dan bukan bagian dari nilai pekerjaan fisik jalan.

redaksi

Recent Posts

Dukcapil Morotai Percepat Aktivasi IKD

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mempercepat pemanfaatan Identitas Kependudukan…

1 jam ago

Ini Respons Direktur Perumda Ake Gaale Soal Tuntutan GAMHAS

Massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (GAMHAS) Maluku Utara menyuarakan persoalan air bersih di…

2 jam ago

Penghargaan Dedikasi untuk Pegawai Perumda Ake Gaale Ternate

Perumda Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Maluku Utara, memberikan apresiasi berupa penghargaan kepada pegawainya…

2 jam ago

Dari Ruang Kelas ke Lapangan, Mahasiswa Unkhair Rasakan Langsung Dunia Kerja di IWIP

Kerja sama antara PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate…

3 jam ago

Empat Suku di Halmahera Utara Buat Ritual Persiapan Aksi Protes

Empat suku di Halmahera Utara melakukan ritual meminta restu leluhur dan alam semesta. Ritual tersebut…

22 jam ago

Begini Proses Mediasi Sengketa Lahan Polsek Gela di Pulau Taliabu

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara resmi melakukan mediasi soal sengketa lahan Polsek Gela, Taliabu Utara,…

23 jam ago