News

Kejari Tidore Periksa Direksi hingga Bendahara Perumda Aman Mandiri

Kejaksaan Negeri Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkup Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aman Mandiri.

Tim Penyelidik Bidang Intelijen Kejari Tidore mulai menyelidiki dugaan penyimpangan dana penyertaan modal 2017 hingga 2019 dari Pemkot ke Perumda dengan total Rp 10 miliar.

Kepala Kejari Tidore, Faisal Arifuddin, mengatakan pihaknya telah memerikssa direksi hingga bendahara Perumda Aman Mandiri.

“Kurang lebih sudah tujuh orang yang kami mintai keterangan. Kami juga masih berupaya mengumpulkan data dan dokumen,” tegas Faisal, Kamis (13/4).

Baca Juga: 

Kejari Tidore Lidik Dugaan Penyalahgunaan Dana Penyertaan Modal Perumda Aman Mandiri

Faisal menambahkan, wali kota juga akan dipanggil setelah semua pihak dimintai keterangan. “Karena wali kota hanya sebagai KPM (kepemilikan modal), bukan pengelola,” ucapnya.

Faisal merinci, penyertaan modal dari pemkot ke Perumda Aman Mandiri pada 2017 sebesar Rp 5 miliar, 2018 Rp 4 miliar, dan 2019 Rp 2 miliar.

“Totalnya Rp 10 Miliar. Indikasi kami, dari nilai total sampai saat ini diduga sudah tidak dengan nilai itu, tapi jauh di bawah itu,” ungkapnya.

Karena usaha-usaha Perumda Aman Mandiri seperti jual beli sembako, hasil bumi, dan ikan, sudah tidak dijalankan lagi.

“Mereka tinggal usaha PBM (perusahaan bongkar muat di pelabuhan),” katanya.

Ia menambahkan, sampai saat ini tim masih terus menyelidiki apakah Perumda sudah punya kontribusi terhadap PAD atau tidak.

“Informasi yang kami terima itu sama sekali belum ada, makanya kami curiga ada penyimpangan dalam pengelolaan dana ini,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Bupati Haltim Instruksikan Penanganan Cepat Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi

Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Halmahera Timur dalam beberapa hari terakhir…

57 menit ago

Mendorong Penetapan Kawasan Lindung Mata Air Ake Gaale

Upaya penyelamatan sumber air terbesar di Kota Ternate mengemuka dalam rapat dengar pendapat antara DPRD,…

12 jam ago

Nobar Pesta Babi, Bem Unipas Soroti Isu Pangkalan Militer Internasional di Morotai

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai bersama Grup Aksi Human Rights Ternate…

13 jam ago

EPA Malut United Disambut Pemkot Tidore Usai Raih Prestasi di EPA Super League

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyambut kedatangan pemain EPA U18 dan U20 Malut United di Kantor…

13 jam ago

Kejati Maluku Utara Didesak Periksa Plt Kadis PUPR atas Dugaan Sejumlah Proyek Mangkrak

Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Maluku Utara mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara segera mengusut…

16 jam ago

DPRD Desak Pemkot Ternate Tuntaskan Sertifikat Lahan Toboko

DPRD Kota Ternate mendesak agar pemerintah daerah segera menuntaskan persoalan lahan dan sertifikat warga di…

18 jam ago