Kaban BKDPSDA, Efraim Oni Hendrik. Foto: Agus
Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKDPSDA) Halmahera Utara, Efraim Oni Hendrik, bantah pemecatan 10 tenaga honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo.
Efraim mengatakan, tidak ada pemecatan yang dilakukan setelah adanya aksi yang dilakukan tenaga honorer dalam mempertanyakan hak mereka. Menurutnya, 10 tenaga honorer tersebut sudah berakhir masa kontraknya di tahun 2024. Dan, sampai saat ini tidak ada usulan perekrutan kembali tenaga honorer oleh pihak RSUD Tobelo.
“Sampai sejauh ini tidak ada nama-nama perekrutan honorer yang disodorkan. Apalagi Pemda saat ini tengah fokus untuk perekrutan P3K,” jelasnya, kepada cermat, Senin, 3 Februari 2025.
Oni, sapaan akrab Efraim Oni Hendrik ini, mengaku ada satu tenaga honorer yang dipecat pada 2024, karena tidak pernah hadir bertugas di RSUD. “Kami perlu luruskan bahwa kaitan pemberhentian 10 orang, itu bukan dipecat tetapi masa kontrak telah berakhir,” ungkapnya.
Oni juga membantah isu pemecatan PNS di lingkungan Pemda Halut. “1 PNS yang diisukan itu sebetulnya dimutasikan, bukan dipecat,” katanya mengakhiri.
Tim Subdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara kembali melakukan operasi…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman meminta seluruh jajaran Polda dan Polres segera menyesuaikan…
Puluhan anak di Pulau Morotai, Maluku Utara, belum tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) karena…
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perkebunan cengkih milik 17 Warga desa Salati, Kecamatan Taliabu…
Sejumlah ruas jalan di Pulau Morotai, Maluku Utara, masuk dalam paket pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mempercepat pemanfaatan Identitas Kependudukan…