Rapat Pleno anggota Bawaslu Kota Ternate yang dipusatkan di Wsisbel in Wahit Hasim, Minggu, 20 Agustus 2023. Foto: Istimewa
Tiga pimpinan Bawaslu Kota Ternate, Maluku Utara, langsung melakukan rapat pleno perdana usai mengikuti prosesi pelantikan di Jakarta pada 19 Agustus 2023.
Pleno yang dipusatkan di Wsisbel in Wahit Hasim, Minggu, 20 Agustus 2023, itu menetapkan Kifli Sahlan sebagai Ketua yang membidangi Divisi Sumberdaya Manusia, Organisasi, Pendidikan, Pelatihan, Data, dan Informasi Bawaslu Kota Ternate.
Sementara, Asrul Tampilang didapuk sebagai Kordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa. Kemudian, Suryadi S. Abdullah dipercayakan sebagai Kordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat.
Kifli ketika dihubungi usai rapat pleno menjelaskan, saat ini Bawaslu Kota Ternate konsen mengawasi tahapan pemilu yang sedang berjalan. Di samping itu, sambung ia, Bawaslu Kota Ternate sedang menyiapkan langkah mitigasi terhadap Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan isu politik yang berpotensi terjadi di Kota Ternate.
“Kami bertiga berkomitmen untuk menjaga marwah lembaga dan menjadi penyelenggara pengawas yang profesional sesuai dengan amanah yang diberikan. Tentu kami juga menginginkan masyarakat dan peserta pemilu ikut serta mengambil peran yang produktif demi pemilu yang berkualitas di Kota Ternate,” tandas Kifli. (RLS)
——-
Editor: Ghalim Umabaihi
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…
Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…