Surat suara yang kelebihan dicetak dimusnahkan dengan cara dibakar. Foto: Istimewa
Menjelang H-1 pencoblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Utara, Maluku Utara, memusnahkan ratusan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) lantaran kelebihan.
Pemusnahan ratusan surat suara dengan cara dibakar ini disaksikan Kapolres Halmahera Utara AKBP Moh. Zulfikar Iskandar, Ketua Bawaslu Ahmad Idris, tim Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) dari Polda Maluku Utara, Dandim Tobelo Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra, dan Pemerintah Daerah.
Ketua KPU Halmahera Utara, Muhammad Rizal kepada cermat mengatakan, hari ini pihaknya bersama unsur terkait melakukan pemusnahan surat suara pemilu yang kelebihan.
“Surat suara pemilu itu terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden sebanyak 15 lembar, surat Pemilu DPR RI 83 lembar,” jelas Rizal, Selasa, 13 Febuari 2024.
Kemudian, tambah Rizal, surat pemilu anggota DPD RI sebanyak 84 lembar dan DPRD Provinsi Maluku Utara 48 lembar.
“Kalau surat suara pemilu anggota DPRD kabupaten itu 47 lembar yang dimusnahkan,” katanya.
Rizal bilang, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Halmahera Utara ini sebanyak 143.139 jiwa pilih yang tersebar pada 17 kecamatan dengan total TPS 606.
“Sehingga surat suara yang dibutuhkan sebanyak 731.375 lembar,” pungkasnya.
—–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…
Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…
Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…
Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar demonstrasi di depan kampusnya, pada Selasa,…
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, berencana memindahkan aktivitas penyeberangan dari Dermaga Taman Kota Daruba…
Yayasan Sosial Ekologi Maluku Utara (Salawaku) meminta Polda Maluku Utara tidak menyudutkan suku nomaden yang…