Sosialisasi 4 Konsensus Berbangsa dan Bernegara di Panti Asuhan Budi Santosa, Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Istimewa
Anggota DPRD Dapil I Maluku Utara Abdul Malik Sillia pada Kamis (21/7), menggelar sosialisasi 4 konsensus berbangsa dan bernegara.
Bertempat di Panti Asuhan Budi Santosa, Kelurahan Santiong, Ternate Tengah, konsensus tersebut untuk mendorong moril anak-anak sejak dini.
“Pastinya, kegiatan ini agar ada pemberian dorongan moril kepada anak-anak untuk tidak pesimis menghadapi dinamika kehidupan saat ini,” kata Malik.
Malik juga berkeinginan agar anak-anak memiliki kepekaan sosial sejak dini, dan menjiwai arti dari 4 konsensus berbangsa dan bernegara.
“Dari kegiatan bisa berdampak pada perilaku, seperti tak pancasilais dan tidak mencirikan kebinekaan,” ujarnya.
Ia bilang, anak-anak usia dini ini harus memiliki jiwa pancasila dalam lingkungan yang majemuk dan toleransi.
“Hal-hal seperti ini yang sejak awal harus dibentuk dan ditanami,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Malut ini.
Malik mengaku sosialisasi ini baru pertama kali dilakukan di tahun ini, dan sasarannya adalah anak-anak panti asuhan.
“Selanjutnya akan di pesantren dan sejumlah sekolah, karena butuh penguatan memotivasi anak-anak agar jauh lebih baik,” pungkasnya.
Suasana penuh khidmat menyelimuti prosesi pemindahan makam Burhan Abdurrahman dari Makassar ke Kota Ternate, Selasa,…
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari)…
Risno La Bami resmi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Partai Ummat Pulau Morotai, Maluku Utara. Penetapan…
Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) memanggil PT Feni Haltim dan Antam Group untuk memberikan…
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Maluku Utara, terus memperkuat kolaborasi dengan komunitas literasi…
Seluruh korban yang dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, berhasil…