News

Malut United Ditahan Imbang PSM 3-3 di Ternate, Pertahanan Jadi Catatan

Malut United harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan PSM Makassar pada pekan ke-25 BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu, 7 Maret 2026.

Laga berlangsung dramatis. Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu pada babak pertama setelah gol bunuh diri Yakob Sayuri pada menit ke-37 membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih agresif dan langsung membalikkan keadaan. Penyerang David Da Silva menyamakan kedudukan pada menit ke-48 sebelum Tyronne del Pino membawa Laskar Kie Raha berbalik unggul 2-1 pada menit ke-54.

David Da Silva kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-66. Gol tersebut menjadi yang ke-15 baginya musim ini dan membuat Malut United menjauh dengan keunggulan 3-1.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. PSM mampu bangkit dan memperkecil ketertinggalan lewat gol Savio Figueiredo pada menit ke-70. Menjelang akhir pertandingan, tepatnya menit ke-87, Jacques Medina mencetak gol penyama kedudukan yang memastikan laga berakhir 3-3.

Secara statistik, Malut United tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 71 persen. Tim tuan rumah juga melepaskan 13 tembakan dengan delapan di antaranya tepat sasaran. Sementara PSM yang hanya menguasai 29 persen bola mampu mencetak tiga gol dari sembilan percobaan.

Asisten pelatih Malut United, Ricardo Salampessy, mengakui lini pertahanan timnya menjadi catatan utama setelah gagal mempertahankan keunggulan.

“Banyak hal yang menjadi catatan terutama dari sisi pertahanan. Kami terlalu mudah kebobolan dan hal ini akan menjadi catatan kami untuk perjalanan tim yang lebih baik ke depan,” ujar Ricardo dalam konferensi pers usai pertandingan.

Menurutnya, Malut United sebenarnya sempat berada dalam momentum yang tepat setelah berbalik unggul pada babak kedua.

“Kami mendapatkan momentum untuk unggul di babak II. Sayangnya, kami tak bisa mempertahankannya. Harus diakui bahwa lini pertahanan menjadi titik lemah kami malam ini yang biasanya tampil solid. Kami membuang kesempatan untuk memenangkan pertandingan,” katanya.

Ricardo menambahkan, jeda kompetisi menjelang Hari Raya Idul Fitri akan dimanfaatkan tim untuk memperbaiki berbagai kekurangan.

“Tentu hasil ini bukan yang kita semua inginkan. Kami mohon maaf dan pertandingan tadi akan menjadi catatan untuk berbenah agar tetap bisa bersaing di papan atas,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan pemain Malut United, Taufik Rustam. Ia menilai seluruh pemain sudah berusaha maksimal meski hasil akhir belum sesuai harapan.

“Semua pemain sudah berjuang maksimal. Tetapi hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Kami akan mengambil hal positif dari laga tadi dan semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” katanya.

Tambahan satu poin membuat Malut United masih bertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 45 poin. Selanjutnya, Laskar Kie Raha dijadwalkan bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan pada pekan ke-26 liga, Jumat, 3 April 2026.

redaksi

Recent Posts

Dibangun Rp2,5 Miliar, Kantor PDIP di Morotai Kini Tak Terawat

Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Pulau Morotai, Maluku Utara, yang dibangun sejak…

5 jam ago

Dinkes Morotai Pastikan Obat Kolesterol Tersedia, Strip Pemeriksaan Masih Diupayakan

Ahdad Hi. Hasan, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Pulau Morotai, Maluku Utara, memastikan…

6 jam ago

NHM Fasilitasi Transportasi Pelajar Halut untuk PRAKERIN dan Kejuaraan U-17

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Department NHM Peduli dan Department Transport kembali memberikan dukungan…

7 jam ago

Jaga Lingkungan, Perkuat K3, Komitmen NHM melalui Standar ISO SML & SMK3L

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menjalani Audit Surveillance 2 terhadap penerapan Sistem Manajemen Lingkungan (SML)…

8 jam ago

Pemerintah Pulau Taliabu Fokus Penataan Produsen Data

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara mulai penataan produsen data diseluruh instansi Organisasi Perangkat…

16 jam ago

Pekan Depan Kantor Camat Morselbar Direhab dengan Anggaran Rp500 Juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara menyiapkan anggaran Rp500 juta untuk merehabilitasi Kantor Kecamatan…

18 jam ago