Advetorial

Monitoring Strategi Pembangunan di Pulau Taliabu Melalui SICERDAS

Pemerintah Daerah Pulau Taliabu, Maluku Utara resmi menggelar workshop bertema Strategi Percepatan Perencanaan Daerah Berkualitas (Sicerdas), pada Sabtu, 28 September 2024.

Workshop tersebut merupakan proyek inisiatif yang dikembangkan pada rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II angkatan 14 di Lembaga Administrasi Nasional (LAN) Samarinda, Kalimantan Timur.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pulau Taliabu, Syamsudin Ode Maniwi mengatakan, workshop ini sebagai bagian dari implementasi projek perubahan yang dihadiri pemangku kepentingan daerah.

Melalui workshop ini, kata Syamsudin, projek Sicerdas bertujuan mengatasi berbagai tantangan dalam perencanaan, evaluasi, serta monitoring pembangunan di Pulau Taliabu.

Kemudian, perencanaan pembangunan yang mandiri dan berkualitas serta merupakan kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah melalui projek SICERDAS.

“Kami komitmen untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi perencanaan di Pulau Taliabu,” ujar Kaban Bappeda Pulau Taliabu, Syamsudin Ode Maniwi kepada cermat, Sabtu, 28 September 2024.

Ia bilang, projek ini dirancang dengan memanfaatkan teknologi digital melalui platform berbasis website untuk mempermudah Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dalam mengakses data, informasi, dan melaksanakan perencanaan yang lebih akurat.

“Strategi utama pada projek SICERDAS mencakup penerbitan Surat Keputusan Bupati, pelaksanaan program Coaching Clinic, pengembangan Standar Operasional Prosedur (SOP) perencanaan, serta penyusunan instruksi Bupati,” katanya.

Bagi Syamsudin, dokumen perencanaan yang berkualitas akan mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Projek SICERDAS akan lebih terarah serta memiliki dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaannya. Kemudian, dapat menetapkan milestone jangka pendek, menengah, dan panjang guna memantau kemajuan serta hasil yang diharapkan,” jelasnya.

Projek SICERDAS, baginya dapat meningkatkan kualitas perencanaan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian target, melainkan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Saya harapkan giat projek ini tak hanya sampai pada sistem pencapaian target semata, melainkan guna untuk kesejahteraan masyarakat Pulau Taliabu secara keseluruhan,” tutupnya.

___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim

redaksi

Recent Posts

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

12 jam ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

13 jam ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

14 jam ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

14 jam ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

16 jam ago

Sempat Jadi Sorotan Publik, Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Penjualan Ore Nikel di Haltim

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara menyatakan tidak menemukan unsur tindak pidana dalam…

16 jam ago